Dear Binusians,


Sebaiknya kita tutup dan tidak melanjutkan atau forward topik ini, karena dari 
pengalaman dari rekan Julie Widyasari dan teman-teman saya tidak demikian.


Saya sudah konfirm ke beberapa orang yang pernah memakai jasa RSAB Harapan Kita 
yang menyatakan ini tidak benar. Terlampir reply dari ibu Liesye yang masuk 
kelas 2 dan cek juga ke teman-teman lainnya, sedangkan beberapa lainnya masuk 
kelas VIP & VVIP perlakuannya jelas sangat beda.



Jadi saya sependapat dengan sdr Aay Cosmas, hati-hati ..



Regards,

Barry Sabas




--------------------------------------------------------------------------------

From: Liesye
Sent: Wednesday, September 05, 2007 9:30 AM
To: Barry Sabas (MAI)
Subject: RE: Pengalaman melahirkan di Harapan kita

 

Bar, menurut saya sih cerita tsb tidak benar krn pengalaman saya melahirkan 2 x 
di Harapan Kita tidak pernah terjadi spt itu pada anak saya & anak2 lain juga. 
Karena saya sering kontrol ke ruang suster & bayi tsb tapi yang saya lihat 
tidak spt yg diceritakan di bawah. 

 

Teman saya ada yg melahirkan di Hapapan Kita jg bulan Maret, Mei, dan Juli, 
saya sdh cross check ke mereka, dan mereka punya pengalaman yang sama spt saya.




--------------------------------------------------------------------------------

From: Barry Sabas
Sent: Tuesday, September 04, 2007 9:30 AM
To: Liesye 
Subject: FW: Pengalaman melahirkan di Harapan kita

 

Bener ga nih Lies?

--- deleted

 

----- Original Message ----- 
From: Aay Cosmas 
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, September 05, 2007 10:28 AM
Subject: Re: [BinusNet] Fw: [idbb-oot] Pengalaman melahirkan di Harapan kita


Anda kelihatannya tidak mengerti maksud saya untuk memasukannya ke Kompas.

Ini berita kan kita sendiri tidak tahu benar atau tidak karena kita sendiri 
tidak melihat / membuktikan langsung.

Jadi dengan memasukkannya di Kompas maka orang yang memasukkan di Kompas bila 
ternyata berita ini bohong bisa di tuntut dengan alasan mencemarkan nama baik. 
Ini dikarenakan untuk menjatuhkan nama baik suatu RS, entah karena dendam atau 
bagaimana.

Kalau cuma menyaberkan berita ini saja di internet bisa dianggap bohongan, sama 
seperti kasus "minuman yang berbahaya" kalau tidak salah.

Namun bila berita ini benar maka RS-nya pasti malu dan bisa saja di tuntut juga.


Ingat jangan hanya melihat di satu sisi saja, bisa yang pembawa berita salah 
maksud atau penjelasan suster itu yang salah menjelaskan. Bisa juga terjadi 
salah paham
Kita tidak tahu mana yang benar kan ?!
Kalau mau datangin aja langsung ke RS-nya dengan membawa wartawan.

Ingat, berhati-hati dalam menyampaikan suatu berita; kalau bisa harus disertai 
dengan bukti yang jelas dan benar.

Ini cuma pendapat saya saja, kalau ada yang tersinggung maaf de. OK ?!

Salam damai.



Orang Tua
Jl. Palmerah Barat No. 9
Gelora - Tanah Abang
Jakarta 10270

Telp: +62-21-532 2121 (hunting)
http://www.OT.co.id



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke