Saya setuju sekali dengan apa yg rekan Eddy sudah sampaikan.
Dan sekali lagi, perdebatan ini gak akan pernah berakhir.
sebaiknya kita hentikan saja debat kusir ini dan masing2 dari kita pasti 
punya alasan2 yg sama2 valid.
Sorry, no offense
Peace

Eddy Tsu wrote:
>
> Menurut saya, beberapa product MLM memang ada yang lebih bagus 
> daripada yang
> beredar di pasaran, jadi sah-sah saja kalau product tersebut mereka push
> banget untuk dijual,
>
> Tapi yang jelek adalah cara push nya, karena mereka push bukan ke arah
> jualan sebenar nya tapi ke arah rekrut downline-downline baru, bukan 
> sekedar
> cari customer untuk produk mereka.
>
> Pendekatan yang langsung ke arah mencari downline daripada menonjolkan
> product nya akan membuat MLM tersebut di hindari oleh orang-orang umum,
> karena tidak semua cocok dengan sistem marketing di MLM, seperti hal nya
> tidak setiap orang bisa cocok untuk kerja sebagai programmer ataupun buka
> toko computer, tetapi jangan dilupakan, ada juga yang cocok,
>
> teman saya sendiri contoh nya, Mr X. dia baru join salah satu MLM, bukan
> karena product nya, tapi menurut dia system marketing nya ok sekali 
> menurut
> dia, jadi dia join dan tidak ada salah dengan hal tersebut.
>
> Jadi kalau mau bilang MLM jelek, bilang lah cara rekrut orang yang
> diberitahukan oleh pimpinan nya yang kurang bagus, bukan MLM nya, 
> kalau MLM
> jelek, mesti nya tidak ada yang sukses dari MLM, nyatanya cukup banyak
> rekan-rekan kita yang sukses di bidang MLM mereka masing-masing.
>
> Cara rekrut di daerah saya lebih gila lagi,
>
> Kita duduk2 di warung kopi, mau minum2 gitu, orang nya tiba2 datang dan
> ngomong macem2., buka notebook. Presentasi mengenai product.. company nya
> dan system marketing nya..
>
> Selanjutnya suruh kita ikut pertemuan mereka, mau atau nggak ya itu urusan
> kita.
>
> Saya sudah didekati dengan cara ini sampai lebih dari 5 kali oleh grup 
> yang
> beda-beda.
>
> Kalau cara seperti ini saya rasa cukup halus, kalau nggak mau di 
> presentasi
> kan, boleh lho,. Kita reject bilang lagi sibuk aja.
>
> Just my opinion,
>
> Regards,
>
> Eddy Tsu
>

Kirim email ke