Hi Binusian, Dari subject diatas kita sepertinya sadar dan terasa sangat mengerikan untuk semua orang dewasa modern... semua pasti punya handphone!
Saya kenal dengan salah satu bisnisman di Bali dan kebetulan juga client saya sedang berjuang untuk melawan tumor-otak dan baru selesai dioperasi; diagnosa diketahui setelah beberapa minggu trakhir sebelum operasi sering mengalami sakit kepala. Memang gaya hidup dan bisnis dia yg sangat tergantung dari handphone... trakhir diketahui tumor telah diangkat di Singapore, sebelum diangkat tumor berada disekitar telinga sebelah yg sering dipakai untuk bertelepon terus sampai kebelakang kepala. Dari diagnosa dokter dikatakan kemungkinan besar penyebab utama karena keseringan memakai handphone itu. Hmm, bagi saya yg cukup kenal dengan orang itu rasanya cukup sedih, dan ngeri dengan cancer/tumor selain beberapa waktu lalu juga Ibu saya juga meninggal karena cancer ginjal/lambung; - Apakah benar pemakaian handphone yg terlalu sering bisa memicu sel berubah menjadi sel-kanker? Saya lihat dari beberapa artikel memang bisa menjadi issue yang tidak pernah habis pembahasannya; Dari segi ilmuwan, bisnisman, pemerintah... bayangkan bisnis handphone kita tau adalah bisnis raksasa dunia dalam 15 tahun terakhir begitu pesat teknologi dan perkembangannya dan saya yakin akan terus... berapa banyak pajak yg diterima pemerintah dari bea-import maupun jasa operator... dan semua itu saya pikir bisa terjadi konspirasi dan susah untuk tau benar atau tidaknya radiasi alat2 elektronic radio... - Kalau memang beresiko, apakah memakai handsfree kabel atau bluetooth bisa mengurangi resiko itu? Apa pendapat teman2 semua? mulai mengurangi pemakaian HP? Regards, Alfonsus [Non-text portions of this message have been removed]
