nugon19 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:    --- In [EMAIL PROTECTED], ayahdinda 
wrote:



Elite Politik Malaysia
Angkuh - KOMPAS CYBER MEDIA

http://kompas.com/ver1/internasional/0710/30/021421.htm

Elite Politik Malaysia Angkuh

JAKARTA,KOMPAS - 
   
  Mantan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim meminta agar Indonesia membedakan 
pandangan umum rakyat Malaysia terhadap Indonesia dengan sikap yang diambil 
Pemerintah Malaysia.

"Politik (Malaysia) sekarang sangat jelek dan sentimen rakyatnya harus dididik.
Orang Malaysia bukannya tidak peduli dengan apa yang terjadi, tetapi dia tidak 
tahu karena media tidak memberitakan sama sekali," kata tokoh yang pernah 
dipenjarakan semasa Mahathir Mohamad berkuasa itu.

Anwar datang ke Jakarta untuk menyampaikan pandangannya mengenai hubungan
Indonesia-Malaysia atas undangan The Habibie Center, Senin (29/10). 

Oleh karena tidak diberitakan media, kalaupun diberitakan sangat kecil 
porsinya, tambah Anwar, rakyat Malaysia tidak tahu apa yang terjadi sehingga 
sering kali menganggap mengapa rakyat Indonesia begitu cemburu dengan 
keberhasilan Malaysia. "Bukan itu soalnya," tegasnya.

Dia mengajak seluruh rakyat Indonesia maupun rakyat Malaysia untuk memiliki
pemahaman mendalam mengenai saudara dan tetangganya itu, sebagaimana
dimiliki para tokoh kedua negara pada masa lalu. "Isu menjadi panas justru 
karena keadaan sudah gawat. Sudah hilang rasa kasih sebagai tetangga, sahabat, 
sehingga isu yang kecil pun menjadi panas," kata tokoh oposisi itu.

Anwar menyesalkan sikap elite politik di Malaysia yang seolah-olah hanya
kenal Indonesia dari para pekerja kasar dan pekerja tanpa izin. "Kita lupa, 
kita kenal Indonesia dari tokoh-tokoh besar, para sastrawan besar, 
Soekarno-Hatta. Tidak ada penyair Malaysia yang bisa menandingi Khairil Anwar 
dan Rendra sampai sekarang ataupun karya-karya pujangga itu. Ini masalah 
politik yang dangkal. Bagi mereka soal itu tak penting," jelasnya.

Anwar pun dengan panjang lebih mengutarakan bagaimana tergantungnya
Malaysia kepada Indonesia pascamendapatkan kemerdekaan pada 1957. Ketika itu, 
puluhan ribu dokter, ahli teknik, guru dari Indonesia didatangkan untuk
meningkatkan kemampuan warga Melayu yang jauh ketinggalan dari warga China.

"Ini yang selalu saya ingatkan di Malaysia. Janganlah kasus TKI menghapuskan
sejarah. Malaysia pernah sangat tergantung pada Indonesia. Harus ada 
keseimbangan," tuturnya.

Rendah hati 
  Ditegaskan, Malaysia bisa tetap banyak belajar dari Indonesia dalam banyak 
hal,
bukan hanya demokrasi dan reformasi. Indonesia juga bisa belajar dari Malaysia 
dalam meletakkan sistem makro- ekonomi yang lebih meyakinkan. "Kedua-duanya 
harus belajar untuk lebih rendah hati dan bersungguh-sungguh melihat 
kepentingan lebih besar," paparnya.

Ketika ditanya mengenai penggunaan lagu Rasa Sayange dan Jali-jali, Anwar 
mengatakan, memang tidak ada salahnya mengatakan, memang betul itu lagu
Indonesia, tetapi kami minta pengertian untuk kami anggap sebagai budaya kami. 
"Sebagai elite itu seharusnya punya kerendahan hati," paparnya.

Oleh karena itulah Anwar mengkritik keras penggunaan cara hukuman, bahkan
penyitaan harta, milik para TKI yang terkena operasi pekerja ilegal. "Ini 
urusan manusia, karena itu harus ada dimensi manusianya. Jangan semata-mata 
menggunakan hukuman keras," ujarnya.

Anwar mengakui, dalam kenyataannya, mayoritas rakyat Malaysia masih lebih
suka bekerja sama dengan anak-anak dari Indonesia. (OKI) 
   
  Best Regards,
.K.A.N.G.A.R.U.L.
Freelance Writers, Radio Announcer, Media & PR Consultants
Business Contact +62 812 8749 407
Private +62 817 804 088
e-mail Business [EMAIL PROTECTED]
Private [EMAIL PROTECTED]
Blog | www.novelis.blogdrive.com | www.arul.multiply.com |

--- End forwarded message ---






Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!

http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/
http://nugon19.multiply.com/journal
 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke