Sayang nya, para produser dan sutradara pilem indonesia hanya kreatif dalam hal jiplak menjiplak pelem korea dan pelem lainnya.
mungkin aja bs jiplak pelem barat gt... tp kayaknya ga mungkin buat alur cerita baru. paling cuma ganti pemain, translate, ikuti jalur pelem yg dibajak. selesai, trus tampil di tipi ato bioskop. **ygBosenLiatTipiTiapHariSinetronnyaSinetronJiplakanSemuaPersisSis On Dec 5, 2007 3:47 PM, Thio Agustinus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Semalem, baru saja saya nonton film "The Kingdom". > > Sehabis nonton, saya diskusi masalah ini dengan istri. > "kalau ada yang bisa menemukan alternatif minyak bumi.... apakah para > penguasa dunia ini akan diam begitu saja membiarkan teknologi ini > digunakan > oleh umum" > > Tema ini pernah diangkat di film "Chain Reaction" Keanu Reeves sebagai > salah > satu penemu bahan bakar air dikejar-kejar mau dibunuh agar penemuannya > tidak > dipublikasikan, bahkan anggota tim peneliti yang lain sudah mati dan > penemuannya hancur. > > Film "The Saint" juga pernah mengangkat tema yang sama... alternatif > energi > yang murah, tapi bisa menjatuhkan kelompok mafia Rusia. > > Minyak bumi sudah jadi kunci ekonomi dunia. Harga minyak bumi naik, > ekonomi > kacau. > > Para penggemar teori konspirasi yakin bahwa Bush menyerang Irak karena > secara pribadi mau menguasai minyak yang ada di Irak (melalui > perusahaan-perusahaan pribadi / keluarga Bush, atau konco-konconya) > > Di film "the Kingdom" dijabarkan dengan cukup jelas, kenapa kerajaan Saudi > Arabia bisa menjadi negara yang kaya raya, dan bagaimana kepentingan > Amerika > di daerah Timur Tengah - diluar masalah terorisme - > > Jadi, kalau benar teknologi bahan bakar dari air laut ini bisa digunakan > secara luas, apa dampaknya bagi dunia ini. > > Di satu sisi, kita ingin bumi yang hijau, global warming bisa diatasi... > tapi apakah orang-orang kaya, yang sumber kekayaannya dari bisnis minyak > akan dengan suka rela mendapat 'pesaing' yang jelas lebih handal, murah > dan > ramah lingkungan? > > Kalau para pembuat film dan sinetron di Indonesia kreatif, mereka bisa > mengangkat masalah ini menjadi film / sinetron yang cukup menarik. Cerita > bagaimana Joko Suprapto menciptakan bahan bakar alternatif ini, kemudian > dikejar-kejar oleh para pejabat Pertamina, agar teknologi yang ia ciptakan > tidak digunakan oleh masyarakat... hahahahaha > > Ada komentar? > > Thio > > Yang menarik, bahan dasar air yang digunakan adalah air laut. "Kalau air > tanah bisa menyedot ribuan atau jutaan meter kubik. Kasihan masyarakat, > paling > bagus nanti bahannya air laut," terang pria yang selalu menyembunyikan > identitasnya, termasuk almamater tempatnya meraih gelar insinyur, itu. > (jie) > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
