sabar sabar.... :D namanya juga HP sejuta umat yah sejuta penyakit juga :D dah insaf pake HP nokia tuk primary phone sejak 3 ato 4 taon yg lalu. sekarang dah bertobat. Bertobat pertama pake SE dan cukup memuaskan. tetapi dasar banyak godaannya, skrg sudah terlanjur jatuh cinta sama dopod :D
so far so good :D tp dah kapok pake Nokia. Pake Nokia cuma tuk CDMA aja. waktu tuh ga ada pilihan laen dan lg ada promosi. jadi yah iseng-iseng ajah. abis tuh tu HP ga kepake lagi. hae..... Nkia.. Nokia.... no offense buat nokia lovers :D yg diatas itu IMHO loh... On Dec 6, 2007 1:51 PM, Johan Gmail <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear Binusian, > Apakah ada yang bekerja di Nokia ? > Mohon bantuannya supaya HP saya ini bisa normal kembali. > > Tulisan ini merupakan puncak dari kekesalan saya terhadap produk Nokia > yang saya beli. Nokia Service Center maupun Nokia Care tidak bisa membantu > memberikan solusi supaya Hp yang saya pakai tidak rusak lagi. > Berikut ini kronologis dari pembelian Hp sampai kondisi hari ini : > > Saya membeli Hp Nokia 6110 Navigator ( waktu itu termasuk Hp yang baru > diluncurkan ) di OkeShop Mal Puri Matahari, pada tanggal 6 Agustus 2007 > dengan harga Rp 4.305.000,- sudah termasuk 1 bh MMC 512MB dan Asia Maps > (ada CD Route66 tapi tidak ada peta Jakarta). > > Pada awalnya tidak ada masalah dengan hp tersebut, hinggal Awal bulan > September 2007, alarm Hp yang biasa berbunyi kencang pada jam 05.00 tidak > berbunyi, sehingga saya terlambat bangun dan terlambat tiba di kantor. > Rupanya, saat alarm seharusnya berbunyi Hp hang dan hanya ada lampu alarm > (lcd) yang berkedip-kedip. Tidak lama setelah masalah alarm tersebut, saya > menelepon ke Nokia Care dan mereka menyarankan untuk tes alarm apakah masih > berbunti atau tidak dan saya coba bisa berbunyi dengan baik sehingga belum > dibawa ke Nokia Service Centre. > > Tidak lama setelah masalah alarm ini saya mendapati bahwa ada panggilan > yang masuk ke Hp tapi tidak ada suara dan terlihat bahwa panggilan masuk itu > tidak bisa berhenti dan hp juga tidak bisa dimatikan. Pada waktu saya pegang > Hp nya ternyata agak panas yang berarti panggilan itu sudah terjadi beberapa > menit yang lalu. Untuk mematikan Hp terpaksa saya harus membongkar cover > yang agak sulit untuk dibuka dan setelah itu melepaskan batere Hp. > > Hal ini tentunya sangat menjengkelkan sehingga pada tanggal 9 September > saya bawa ke Nokia Service Center di Taman Anggrek. Setelah menunggu antrian > yang cukup lama karena jumlah Customer Service hanya 3 orang waktu itu > akhirnya Hp diterima dengan nomor Job T99309-1. Kira-kira 1 jam kemudian Hp > sudah bisa diambil dan Customer Servicenya berpesan bahwa Hp hanya boleh > dinyalakan setelah 1 jam kemudian karena ada Upgrade Software dan Data di > MMC juga sudah diformat. Setelah tiba di rumah saya mencoba Aplikasi Asia > Maps dan ternyata Asia Maps sudah terhapus dan harus menginstall. Pada waktu > mau install harus registrasi dan waktu registrasi ada error sehingga Asia > Maps tidak bisa dipakai. Saya tidak habis pikir, Navigator yang harusnya ada > peta malah petanya dihapus dan tidak diinstall ulang oleh Teknisi yang > service sehingga terpaksa saya datang lagi ke Nokia TA pada tanggal 11 > September hanya untuk minta tolong supaya Asia Maps bisa di install ! > > Setelah tanggal 11 September tersebut ternyata Hp masih suka hang dan saya > belum ada waktu untuk bawa ke Nokia TA. Tidak hanya menerima panggilan, pada > waktu mau melakukan panggilan keluar ternyata Hp nya juga hang, jadi telepon > sudah terkoneksi tetapi tidak ada suara yang keluar dari speaker. Pernah > juga terjadi panggilan keluar bisa dilakukan tetapi pada waktu mau > menggunakan SpeakerPhone, suara tidak keluar dari speaker phone tersebut. > > Karena Hp masih suka hang dan sangat menjengkelkan maka tangggal 16 > Oktober saya ke TA lagi untuk service dengan nomor Job N0507001420 dan Hp > ditinggal dan baru bisa diambil pada tanggal 22 Oktober. Yang membuat kesal, > waktu cek Hp di depan customer service, ternyata Asia Mapsnya hilang lagi > dan harus diregister lagi, pada hal sebelum ambil Hp saya sudah pesan via > sms Peta tolong dicek karena ada pergeseran koordinat, eh nggak tahunya > malah petanya sudah dihapus dan belum di install lagi. > > Setelah dipakai Hp masih suka hang dan saya bosan membongkar cover dan > batere. Ingin rasanya membanting Hp tersebut kalau tidak ingat harganya dan > masih garansi. Saya sudah capek dan kesal dengan Hp ini, sudah mahal kok > cepat rusak ???? > > Saya sudah beberapa kali telepon ke Nokia Care dengan nomor laporan > 2-214998391 dan seperti biasa mereka hanya bisa menyarankan agar di bawa ke > Service Center dan hanya bisa bantu monitor Hp yang diservice, tetapi tidak > bisa bantu bagaimana supaya Hp itu bener-benar sembuh dari penyakitnya. > > Akhirnya pada tanggal 10 November, untuk ke empat kalinya saya terpaksa > harus ke Nokia Centre lagi dan kali ini saya di layani oleh Bapak Sultan > Yusuf dan terpaksa saya menumpahkan kekesalan dan kemarahan saya atas > perbaikan yang tak pernah beres ini. Pak Yusuf memberi dugaan bahwa ada > masalah di MMC dan minta saya untuk coba Hp tersebut kalau ada masalah saya > balik ke Nokia Service lagi. Wah, cara kerja seperti apa ini? Customer > Service dengan entengnya minta customer untuk bolak balik ke Service Center > tanpa ada solusi yang jelas. Apakah Nokia Service Center tidak memiliki > standar waktu service, harus berapa kali bolak-balik sampai Hp benar-benar > tidak rusak lagi? Apakah harus bolak-balik selamanya ? Apa mereka tidak tahu > kalau Customer sudah mengorbankan waktu, tenaga dan uang untuk ke tempat > service itu? Padahal Hp sudah dibayar dengan mahal. Lagipula jalanan di > Jakarta saat ini macet, apa tidak pernah dipikirkan ? > > Akhirnya saya minta supaya Pak Yusuf mengganti dulu MMC saya tersebut dan > saya coba dulu di Hp saya. Pada mulanya Pak Yusuf tidak mau mengganti MMC > tersebut dan dengan mudahnya mengatakan pakai dulu saja Hp saya, kalau masih > rusak silakan datang aja ke Nokia Service nanti baru diperiksa MMCnya. Tentu > saja saya tidak mau seperti itu, saya tetap bersikeras meminta supaya MMC > diganti dulu dan saya coba beberapa hari dan akhirnya diganti dengan MMC > 512MB tanpa logo Nokia (yang dari Hp saya ada logo Nokia-nya). > > Rupanya dugaan yang disampaikan oleh Pak Yusuf itu hanyalah dugaan semata > tanpa dasar yang kuat karena pada hari Senin ini, 12 November HP saya hang > lagi saat menelepon keluar atau menerima panggilan. Kemudian tanggal 19, 20 > dan 21 November ini panggilan masuk dan keluar (termasuk sms) tidak ada > nadanya alias hang lagi. > > Bagaimana tanggapan dari pihak Nokia Indonesia terhadap kualitas Hp saya > ini ? Kalau saya datang ke Nokia Service Center sore hari, banyak yang > datang untuk service dan nomor antrian sudah mencapai 80, 90 dan di atas > angka 100, berarti memang banyak Hp Nokia yang mudah rusak. Bagaimana solusi > untuk Hp saya yang sering Hang ini ? Sebagian besar yang datang ke Nokia > Service Centre ini tentulah Hp yang masih memiliki garansi. Jika tidak > bergaransi mungkin suku cadangnya tidak tersedia di tempat service biasa. > > Atas dasar pelayanan yang tidak memuaskan ini, maka saya perlu berpikir > panjang jika mau membeli Hp merek Nokia lagi. > > Sampai hari ini, HP saya setiap hari harus di matikan dan dihidupkan lagi > supaya tidak hang. Kalau tidak dimatikan dulu, maka jika ada telepon masuk > atau mau telepon keluar, tidak ada suaranya. > > Terima kasih atas dimuatnya komplain saya ini. > > Johan Setiawan -MI 91 > > 0817403258 > > web: cryptopower.blogspot.com > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
