terima kasih Pak Eko hal yang disampaikan Pak Eko saya setuju ada banyak hal yang melihat seseorang kompeten dg sertifikasi yang mereka sandang: - tempat didik: apakah bermutu/ berpengalaman/ baik atau tidak untuk hal ini center kami sudah cukup lama di bidang ini dan client kami kebanyakn corporate yang mana juga tidak sembarangan memilih tempat - pengajar: apakah pengajar yang mengajar memiliki ilmu dan pengalaman yang bisa dishare, yang mana pada saat ini banyak tempat training yang mana trainer hanya memiliki sertifikasi tnpa ada pengalaman di tempat kami, selalu selective dan kami lebih memilih yang berpengalaman untuk menjaga mutu dan hasil dari pelatihan - partner: kita mesti lihat partner dari lembaga yang ada, dan untuk menjadi partner dengan provider international tidak juga muda, ada pnilaian dari kualitas, area, tempat, sarana - lulusan: dapat juga dilihat dari lulusan, lulusan kami sebagian besar adl profesional dan mereka ada yg berada di level manager, pembicara, dan owner di beberapa lembaga training yang ada beberapa faktor di atas mempengaruhi output dari pelatihan wah jadi serius juga pembicaraannya
Franky Ma Informatics Professional Dev. Center Operations Div. Office: +62 21 5260388 Mobile: +62 856 7888 415 --- On Tue, 9/9/08, Eko Prasetya <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Eko Prasetya <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [BinusNet] CISA vs PM sertifikasi To: [email protected] Date: Tuesday, September 9, 2008, 1:17 AM Franky, Certification digunakan untuk menentukan karakteristik seseorang. Dengan melihat sertifikasi- nya, maka diharapkan kita bisa memperkirakan sejauh mana pengetahuan seseorang terhadap materi sertifikasi tersebut. Contoh yang extreme, misalnya kita memberikan gelar sarjana komputer terhadap seseorang, tapi orang tersebut belum pernah menggunakan komputer. Gelar yang diperoleh orang tadi memang bisa digunakan untuk mencari kerja, tapi dari pihak si employer sendiri tentunya akan bertanya-tanya, seperti apakah sekolah yang diikuti oleh sarjana tadi. Makanya biasanya ada perusahaan tertentu yang membeda-bedakan tingkat kualitas pekerja berdasarkan sekolah mereka. Ini disebabkan karena tingkat kredibilitas tiap sekolah berbeda-beda, walaupun gelarnya sama. Untuk meningkatkan tingkat kredibilitas suatu lembaga pendidikan, maka kita harus memastikan bahwa para pesertanya memang memiliki kemampuan yang pantas untuk menyandang sertifikasi tersebut. KOkon. On Sun, Sep 7, 2008 at 6:00 PM, franky ma <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: > menurut saya tujuan orang ikut training ada 2, satu knowledge dan kedua > certifcation > trainer kami akan fokus ke2 hal itu > so kalo misal diragukan semua juga akan kembali ke peserta karena bagaimana > mereka memanage dan menggunakan knowledge tersebut, sehingga terlihat hasil > kompeten atau tidak > [Non-text portions of this message have been removed]
