gue juga gak bisa vote abis citizenship gue telat dan minggu depan gue baru di 
'sahkan' jadi warga Amrik...
Status Elang tapi badan masih bau garuda...hehehehe


--- On Wed, 11/5/08, Lego Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: Lego Haryanto <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [BinusNet] OBAMA = President of the U.S.A
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, November 5, 2008, 7:11 PM
> Iya ternyata passed, ... sedikit di atas 52.5% vs 47.5% ?
> 
> Kalo ditinjau dari semua segi, masalahnya sih tiap orang
> bisa vote yes atau no, lho.  Ditinjau dari segi civil
> rights, tentu kita ngga bisa kasih diskriminasi ke kaum gay,
> karena urusan yg berhubungan dengan tax, hukum, de el el,
> akan lebih bener kalo mereka dibolehkan nikah.
> 
> Tapi, ada masalah lain, gue denger ada beberapa sekolah yg
> sekarang melarang menyebut papi maminya "dad" or
> "mom" (extreme sekali kedengerannya) karena those
> words ada "gender" atau "kelamin" nya. 
> Ada juga (this is true) yg mulai ngilangin lambang kamar
> kecil yg gambarnya melambangkan gender juga.  Wah, gak tau
> dah.  At some point, mungkin semua ngelebur jadi satu kali,
> kalo ada co-gay yg merasa wanita lalu bingung mau masuk
> kamar kecil yg mana, kan repot.  Believe me, some dudes can
> take it to the extreme and possibly sue the institution
> based on whatever law yg sekarang berlaku.
> 
> Untung gue ngga boleh vote, bikin bingung.
> 
> Mungkin kalo ada prop yg sama ginian 4 tahun lagi, hasilnya
> akan lain, who knows.  To me, 52.5% vs 47.5% itu sama kuat. 
> Makanya, sekali lagi, kalo ada peluang untuk vote apalagi
> untuk prop yg kita feel strongly towards, do it.
> 
> Best,
> -Lego
> 
>  Fear of the LORD is the beginning of knowledge (Proverbs
> 1:7)
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Eko Prasetya <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, November 5, 2008 12:10:35 PM
> Subject: Re: [BinusNet] OBAMA = President of the U.S.A
> 
> 
> Salah satu sebab mengapa Amerika menjadi negara besar
> adalah diversity.
> Argumen yang sama juga terjadi di California. Dilihat
> contrast-nya,
> California vs. Texas.
> 
> Di California, kita bisa melihat betapa banyak perbedaan
> yang ada di
> sekitar kita,
> mulai dari ras, warna kulit, sexual preference, etc. Setiap
> individu
> dinilai dari kemampuan
> yang mereka miliki, bukan dari faktor genetik. Ini
> menyebabkan para
> immigrant merasa
> lebih nyaman tinggal di California. Karena nyaman, maka
> mereka bisa
> bekerja lebih baik.
> 
> Unfortunately, looks like prop 8 passed. I guess we're
> still not that
> liberal, even though
> the difference is not that big.
> 
> KOkon.
> 
> 2008/11/5 Lego Haryanto <[EMAIL PROTECTED] com>:
> > Hehehe, tiap orang punya pendapat berbeda.
> >
> > Gue tinggal di Amrik, dan SF Bay Area mungkin paling
> liberal tentang hal
> > ini. Tons of culture around.
> >
> > Untungnya gue belum bisa vote, jadi gue ngga peduli
> dan belum review what's
> > going on with Prop 8. So far sih menurut gue, sama
> kuat sih YES/NO nya ...
> > one thing we can learn, jangan jadi golput. Every vote
> counts.
>     
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]


      

Kirim email ke