Dear All,
Harap hati2 dengan modus penipuan baru, pesan nya
"jangan memberitahu PIN kesembarang orang sekalipun
itu CS Bank". Oke semoga berguna.

--------

Jakarta - Sebatang korek api mampu melumpuhkan sistem
keamanan mesin ATM canggih. Hanya korek api, kertas
stiker kecil dan telepon selular, modal trio Olivia,
Fahrizal dan Garnis Tumewu menguras rekening tabungan
para mangsanya.

"Pelaku memalsukan nomer call centre kami," kata
Kepala Cabang Bank BNI-Fatmawati Sardjono Sumardjan,
di Mapolsek Jagakarsa, Jl. Timbul 1, Jakarta, Senin
(12/1/2009).

Berdasarkan pengakuan pelaku pada polisi, modus
operandi penipuan cukup sederhana. Pertama, munutup
nomor call center resmi dengan stiker yang
mencantumkan nomor telepon selular milik salah seorang
pelaku.

Dua, menyisipkan batang korek api pada slot kartu di
mesin ATM. Batang korek api ini tidak menghalangi
kartu ATM milik korban masuk, tapi membuat kartu tidak
dapat keluar setelah transaksi selesai.

Korban tentu panik mengetahui kartunya tertelan mesin
ATM, pada saat inilah tahap ke tiga dijalankan.
Seorang anggota kompolotan yang pura-pura antre di
belakang, akan 'membantu' korban dengan mengarahkannya
menghubungi nomor call centre palsu.

Empat, pelaku lain yang bersiaga di 'call center'
meminta nomor pin atau password kartu ATM milik korban
untuk keperluan pemblokiran akses sementara.
Selanjutnya dia minta korban tenang dan menyarankannya
pulang ke rumah.

"Ngomongnya juga persis seperti petugas call centre
kami. 'Jangan panik Pak. Nomor ATM milik Bapak sudah
kami blokir," papar Sardjono.

Setelah korban meninggalkan ruang ATM, barulah kawanan
ini melakukan aksinya. Batang korek api dicongkel
keluar, kartu yang tertelan pun muncul. Kartu itu lalu
dimasukkan lagi lalu pencet nomor pin, selanjutnya
mudah saja uang yang tersimpan dalam rekening milik
korban dikuras.

Tapi toh sepandai-pandainya tupai melompat, jatuh
juga. Alam, calon korban dalam aksi terakhir komplotan
di ATM Bank BNI, Ruko Tanjung Mas, Jagakarsa, Jakarta
Selatan, tidak mudah panik sehingga berhasil mengenali
keganjilan nomor call centre dan tindak tanduk
orang-orang yang antre di belakangnya.

Trio Olivia, Fahrizal dan Garnis Tumewu diringkus
massa. Kini mereka meringkuk di ruang tahanan Mapolsek
Jagakarsa, Jakarta Selatan. Bila sedang bertransaksi
di ATM, tetaplah waspada dan jangan panik bila kartu
tertelan mesin.

sumber :
http://www.detiknews.com/read/2009/01/12/144655/1066964/10/lumpuhkan-atm-bermodal-korek-api


      

Kirim email ke