http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme/message/43041

Langkah India betul! Kalau kita mau maju, hentikan dominasi Microsoft!

Indonesia kan sudah punya program IGOS. Laksanakan dengan konsisten, jangan maju

mundur atau naik turun, sepeti poco-poco atau seperti yo-yo (mengutip

Megawati...he..he..)







> From: korandigital <korandigi...@...>

> Date: Tuesday, February 3, 2009, 9:14 AM

> 03/02/2009 07:58 wib - Internasional Aktual

> Sakshat, Laptop Rp 100-an Ribu Bikinan India

>

>

>

> New Delhi, CyberNews. Kompetisi membuat laptop murah

> semakin seru. Setelah Profesor Nicholas Negroponte

> menawarkan laptop murah US$ 100 kini India menawarkan

> komputer jinjing seharga Rp 100-an ribu!

>

> Laptop ini diharapkan bisa menjembatani adanya

> "digital divide" antara yang kaya dan yang miskin.

> Pemerintah India berhrap laptop murah ini bisa dipakai di 18

> ribu sekolah tinggi dan 400 universitas. Laptop ini akan

> dijual 500 Rupee atau Rp 121.373.

>

> India memang dikenal jago dalam membuat teknologi ultra

> murah. Tahun lalu, misalnya, Tata Nano, menghasilkan mobil

> termurah di dunia dengan harga 100 ribu rupee (Rp 24 juta).

>

> Laptop murah itu diberi nama Sakshat. Laptop ini terkait

> dengan misi nasional pemerintah India senilai 46 miliar

> Rupee. Dengan laptop ini, pemerintah setempat berharap,

> terjadi revolusi pendidikan di kalangan siswa. Sejumlah

> penerbit buku juga setuju dengan program ini. Mereka akan

> menyumbangkan sebagian teks buku untuk dimasukkan dalam

> laptop tersebut.

>

> Prabhakar Rao, wakil perwakilan universitas di Andhra

> Pradesh yang terlibat dalam pembuatan laptop ini mengatakan

> bahwa "India kini sedang mencari hardware dan software

> yang murah," ujar Rao Rao berharap dengan kehadiran

> laptop murah dan akses internet murah, banyak siswa yang bis

> amengakses ebook dan ejournal.

>

> India saat ini jumlah kaum muda usia di bawah 25 tahun

> jumlahnya separuh dari populasi yang berjumlah 1 miliar

> orang. Namun, hanya 11 persen yang terhubung ke internet.

> Angka itu lebih rendah bila dibandingan dengan penetrasi

> internet di Cina yang persentasinya dua kali lipat. Mereka

> telah memiliki 180 juta pengguna internet, lima kali dari

> India.

>

> Laptop dirancang secara keroyokan oleh para peneliti dari

> berbagai lembaga: Vellore Institute of Technology, Indian

> Institute of Technology di Madras, Institute Sains di

> Bangalore, dan perusahaan negara Semiconductor Complex.

> Laptop ini memiliki RAM 2 Gigaita, akses Wi-Fi, dan agar

> murah tidak menggunakan sistem operasi Windows.

>

> Para peneliti yakin laptop ini benar-benar akan seharga Rp

> 100-an ribu. RP Agarwal, pejabat tinggi di kementrian

> pendidikan India mengatakan laptop ini sebenarnya ongkos

> produksi satuannya mencapai 1.000 Rupee atau Rp 220 ribu.

> "Tapi karena produksinya massal maka harganya bisa

> ditekan," katanya.

>

> (Tempo /smcn)

>

>

>

>

http://suaramerdeka.com/beta1/index.php?fuseaction=news.detailNews&id_news=22249

>

> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~

> Groups "Koran Digital"

> - One Touch News-

>

> To post to this group : [email protected]

> To unsubscribe from this group :

> [email protected]

>

> For more options, visit this group at

> http://groups.google.com/group/koran-digital?hl=id

>

> "Ketika berhenti berpikir, Anda akan kehilangan

> kesempatan"-- Publilius Syrus (100 SM)

>

> Catatan : - Gunakan bahasa yang baik dan santun.

>

> - Tolong jangan mengiklan yang tidak perlu.

>

> - Sebisa mungkin hindari komentar satu

> baris.

>

> - Sebisa mungkin potong ekor email untuk

> menghemat bandwith.

>

> - Opini Anda menjadi tanggung jawab Anda

> sepenuhnya.

>

> - Berdiskusilah dengan baik dan bijak.

> -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---



Kebanyakan sumber permasalahan adalah cara berkomunikasi!!!



http://nugon19.blogs.friendster.com/my_blog/

http://nugon19.multiply.com/journal


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke