Karena manggil nya sambil dengan "nada" menghina / menyepelekan. Masih byk 
orang yang menganggap Warga Keturuan Cina sebagai "musuh" atau second citizen, 
pada hal gua pribadi walaupun keturunan Cina gua lebih cinta Indonesia daripada 
negeri leluhur gua, karena dari jaman kakek - nenek bahkan buyut gua udah lahir 
di Indonesia. Kenapa sih masih byk saudara2 kita yg masih bersikap "gimana" 
gitu. Padahal kalo diliat sejarah sendiri orang2 Cina membantu perjuangan 
bangsa Indonesia. Oleh karena sikap pemerintah Orde Baru yang menimbulkan sikap 
"anti cina" :( ah .. sudahlah, mikirin itu pusing :D biar aja berjalan dengan 
sendirinya.




Visit My Blog http://mejakopi.wordpress.com

Free Web Hosting, More info at http://www.000webhost.com/124691.html

--- On Wed, 2/11/09, Ronny Leang Foe <[email protected]> wrote:
From: Ronny Leang Foe <[email protected]>
Subject: Re: [BinusNet]  OOT  : Sorry kalo ini menyangkut SARA
To: [email protected]
Date: Wednesday, February 11, 2009, 2:47 PM











    
            Kalo aku sih disebut chinese, cina, cino, tionghoa sama aja ga 
ngaruh hahaha

gimana yg laen ?

Emang sih denger2 ortu2 kita yg senior2 kalo dipanggil cina, mereka marah..

katanya ada sejarahnya dulu kenapa gitu...



Thanks

RLF



-------Original Message----- --

 

From: Sayuti Chow

Date: 2/11/2009 2:46:25 PM

To: binusnet

Subject: [BinusNet] OOT : Sorry kalo ini menyangkut SARA

 

Temen2,



Pertama2 mohon maaf kalo ini termasuk SARA walalu secara aku juga

"chinese". 

Bagaimana pendapat teman2 tentang penggunaan kata2 yang tepat utk

menunjukkan "chinese" ?

Adakah yang tersinggung jika menyebut kata itu tanpa "H" ?

Ataukah anda merasa lebih "halus" jika menyebutnya Tionghoa ?



Dan mohon maaf kalo ada yang tidak berkenan dg topik ini...



berikut adalah potongan email dari milis lain yang menarik perhatiannku

sebagai pelengkap atas issue ini....

------------ -

Melihat seri iklan Three yg bertema "nelpon ke luar negeri lebih murah"

ada satu kejanggalan yang ntah disengaja atau tidak baik oleh copy

writter nya maupun clien.



1. Nelpon ke SINGAPURA lebih murah..."

2. Nelpon ke AUSTRALIA lebih murah.."

dan lainnya.



Namun ketika gong xi fa chai kemaren Three mengeluarkan seri iklan yg

terbaru

"Nelpon ke CHINA lebih murah.." 



Hmm terlihat disini seperti ada double standard yg digunakan, kenapa

untuk negara2 lain three menggunakan bahasa lokal (indonesia) tapi

untuk negara Cina Three memakai China (English)? Kenapa seorang

copywritter melakukan hal seperti itu? Apakah di Kamus Besar Bhs

Indonesia kata "Cina" sudah dihapus? Apakah sekarang RRC itu kita

menulisnya sebagai Republik Rakyat CHINA? Tidak kan?? lalu kenapa

terjadi "salah tulis" ini?

Untuk itu saya coba buka websitenya three, Aneh bin Ajaib!! ternyata

daftar negara2 yg ada disitu SEMUA memakai bahasa indonesia (amerika

serikat, korea selatan, jerman, jepang, dll) kecuali Cina ditulis jadi

China..



http://www.three. co.id/prepaid/ ?layer=voip



Apa karena sang copywritter malu menulis kata Cina karena takut ada

unsur rasisme? Wah kalo menurut saya seh itu terlalu mengada2, tulisan

"Cina" itu kan bhs indonesia baku, bung! bukan slengean/prokem. 

Kalo kita anggap itu rasis berarti pemerintahan kita itu rasis dong...



Kegelisahan saya cuma satu, kenapa yg bukan aurat kok mesti kita

tutup-tutupi? kenapa yang ga ada kita ada-ada kan?

Sebab nanti kalo penyakit ini tambah parah bisa gawat, kedepannya nanti

bisa merembet kmana2.. karena kita pengen nulisnya sopan (takut ngina?!)

orang jawa ntar kita tulisnya JAVA. "Saya ga ngina lho yah, tapi pasti

Pak Budiman itu turunan JAVA."



Lha kalo Ambon dan Batak ditulis biar ga rasis jadinya apa yah??



Sayuti Chow

------------ --------- --------- ---

Product Development

http://www.xp- pratama.com



[Non-text portions of this message have been removed]







 



[Non-text portions of this message have been removed]




 

      

    

           
  
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke