Tentang Sertifikasi:

Kalau pendapat saya pribadi, sertifikat hanya membantu atau memberi peluang
lebih besar utk direkrut ataupun dipanggil untuk interview, dan bukan
berarti seseorang yang punya sertifikat sudah pasti qualified di bidangnya,
dan tidak ada jaminan setelah direkrut bisa bekerja seperti yang diharapkan,
malah2 bisa dipecat krn tidak mampu.

 

Jaman sekarang sangat mudah untuk lulus test sertifikasi seperti MCP, MCDBA,
MCSE, OCA, OCP, dll. Saya sudah ketemu bbrp orang pemegang sertifikat
ginian, mereka hanya tahu lulus test tetapi sebenarnya mereka belum pantas
menerimanya.

 

Misalnya ttg sertifikasi Oracle DBA, seseorang DBA yg handal sudah bisa
dipastikan akan lulus OCP test, dan tidak semua orang yang lulus OCP test
adalah DBA yang handal. Setuju gak bung Yoel Susanto?

 

Tentang Training:

Training sifatnya hanya mempercepat proses belajar, belajar otodidak kadang
membuat kita bingung mau mulai dari mana bila scopenya terlalu luas,
sedangkan tempat kursus yg baik biasanya mereka punya materi yg terstruktur
walaupun tidak terlalu mendalam, yang penting kita mesti spare waktu utk
belajar dan belajar setelah selesai training, baik di kantor maupun di
rumah, butuh pengorbanan utk menjadi seseorang yg ahli di bidang yg kita
minati, kalo udah jago, ikut deh sertifikasi, biar gak malu2in.

 

Just my two cents.

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf
Of Eko Prasetya
Sent: Thursday, February 26, 2009 2:31 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [BinusNet] Asking: tempat dan pengajar yang bagus untuk belajar
PHP

 

Tapi bukankah itu menjadi semacam "sign" bahwa Anda tidak ingin bekerja di
company tersebut? Jika Anda memang mampu, kenapa harus bekerja di company
yang hanya mengandalkan certificate?

KOkon.

2009/2/25 Masabi Masabi <masab...@yahoo. <mailto:masabi92%40yahoo.com> com>

>
> Terkadang punya ilmu sakti tanpa sertifikat yang diakui kagak bisa nyari
> makan juga..
>
> Buktinya ada Binusian yang bisa lulus test dengan nilai memuaskan (nilai
> dari testnya dikasih liat, jadi antara peserta test bisa membandingkan
> nilainya masing masing), dibanding seluruh candidat lain, tapi malah ngak
> diterima. Karena ngak ada sertifikat yang direcognize..
>
> Pepatah kuno bilang, Ada diploma ato sertifikat itu minimal ada jaminan
> bisa nyari makan, daripada ngak ada diploma sama sekali..
>





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke