i am totally agree dengan pak rudy, mampu dulu baru ambil sertifikasi, biar ga malu2in...
tapi sialnya budaya di indo, lamar kerja diminta sertifikat macem2, tapi ternyata kerjaan nya ga nyambung ato malahan individunya ga pantes dgn sertifikasi yang dipegangnya... tapi sebenernya, selama mau belajar, belajar lah selagi anda mampu untuk belajar, apapun itu caranya, banyak cara utk melegitimasi bahwa anda punya kemampuan, dan sertifikasi itu jg ada unsur kepercayaan, pilihlah lembaga terpercaya utk sertifikasi anda... ini hanya masukan dari saya, itung2 skali2 ngpost di milis... salam, hormat... --- Pada Kam, 26/2/09, Rudy Susanto <[email protected]> menulis: Dari: Rudy Susanto <[email protected]> Topik: RE: [BinusNet] Asking: tempat dan pengajar yang bagus untuk belajar PHP Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 26 Februari, 2009, 9:10 AM Tentang Sertifikasi: Kalau pendapat saya pribadi, sertifikat hanya membantu atau memberi peluang lebih besar utk direkrut ataupun dipanggil untuk interview, dan bukan berarti seseorang yang punya sertifikat sudah pasti qualified di bidangnya, dan tidak ada jaminan setelah direkrut bisa bekerja seperti yang diharapkan, malah2 bisa dipecat krn tidak mampu. Jaman sekarang sangat mudah untuk lulus test sertifikasi seperti MCP, MCDBA, MCSE, OCA, OCP, dll. Saya sudah ketemu bbrp orang pemegang sertifikat ginian, mereka hanya tahu lulus test tetapi sebenarnya mereka belum pantas menerimanya. Misalnya ttg sertifikasi Oracle DBA, seseorang DBA yg handal sudah bisa dipastikan akan lulus OCP test, dan tidak semua orang yang lulus OCP test adalah DBA yang handal. Setuju gak bung Yoel Susanto? Tentang Training: Training sifatnya hanya mempercepat proses belajar, belajar otodidak kadang membuat kita bingung mau mulai dari mana bila scopenya terlalu luas, sedangkan tempat kursus yg baik biasanya mereka punya materi yg terstruktur walaupun tidak terlalu mendalam, yang penting kita mesti spare waktu utk belajar dan belajar setelah selesai training, baik di kantor maupun di rumah, butuh pengorbanan utk menjadi seseorang yg ahli di bidang yg kita minati, kalo udah jago, ikut deh sertifikasi, biar gak malu2in. Just my two cents. _____ From: binus...@yahoogroup s.com [mailto:binus...@yahoogroup s.com] On Behalf Of Eko Prasetya Sent: Thursday, February 26, 2009 2:31 AM To: binus...@yahoogroup s.com Subject: Re: [BinusNet] Asking: tempat dan pengajar yang bagus untuk belajar PHP Tapi bukankah itu menjadi semacam "sign" bahwa Anda tidak ingin bekerja di company tersebut? Jika Anda memang mampu, kenapa harus bekerja di company yang hanya mengandalkan certificate? KOkon. 2009/2/25 Masabi Masabi <masab...@yahoo. <mailto:masabi92% 40yahoo.com> com> > > Terkadang punya ilmu sakti tanpa sertifikat yang diakui kagak bisa nyari > makan juga.. > > Buktinya ada Binusian yang bisa lulus test dengan nilai memuaskan (nilai > dari testnya dikasih liat, jadi antara peserta test bisa membandingkan > nilainya masing masing), dibanding seluruh candidat lain, tapi malah ngak > diterima. Karena ngak ada sertifikat yang direcognize. . > > Pepatah kuno bilang, Ada diploma ato sertifikat itu minimal ada jaminan > bisa nyari makan, daripada ngak ada diploma sama sekali.. > [Non-text portions of this message have been removed] Pemanasan global? Apa sih itu? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com [Non-text portions of this message have been removed]
