Kalau menurut saya, lebih baik menggunakan thin client seperti NComputing. Daripada memakai komputer lama. Karena Produk tersebut mempunyai kelebihan2: 1. telah terdapat software dimana memudahkan kita mengatur koneksi ke server mana. 2. memudahkan pengaturan di server 3. dari server kita bisa melihat layar client, sehingga jika kita curiga mengenai hal2 tertentu atau aktifitas dr client tersebut. Kita dapat melihat dari server, layaknya kita melihat langsung di komputer client tersebut. 4. pemakaian listrik jauh lebih kecil. Cukup sekitar 15 watt per thin client. Dibandingkan komputer yang menkomsumsi listrik hingga 250 - 500 watt.
Mengenai client dapat mengetahui host ada dimana, dapat di isi settingnya yang terdapat info IP. Saya rasa setting tersebut akan tersimpan di memory thin client. Kokon, murah sekali harga komputer disana ya? Rasanya di indo untuk spek seperti itu masih termasuk mahal, apalagi komputer branded. Seandainya di indo harga komputer dapat semurah itu... :) Best Regards, Patrick Re: Thin client PC Posted by: "Edwin H." [email protected] ed_de_wind Wed Aug 19, 2009 6:55 pm (PDT) Saya cukup tertarik dengan yg dilakukan rekan Johnny yg menggunakan PC lama sebagai thin clientnya. Tapi saya masih agak bingung, bagaimana bisa client tsb tau ke host mana koneksi tsb akan dilakukan pas PC baru dihidupkan? Apa ada semacam setting yg ditanamkan di BIOS? Bukannya kalo HDD tidak didetect saat PC nyala akan muncul pesan error? Begitu pula halnya dengan NComputing, bagaimana client bisa tau hostnya ada di IP berapa? Yg terpikir oleh saya, apa mungkin di dalam client NComputing itu ada semacam flash memory yg menyimpan setting itu... Kalo betul begitu, berarti setiap penambahan client baru tetap ada setting yg dilakukan ya. [Non-text portions of this message have been removed]
