SaaS belum umum di sini. Karena berbagai pertimbangan. Apalagi infrastructure yang dimiliki dianggap sudah mapan dan butuh biaya yang lebih besar untuk merubahnya.
Cheers, -anto- -----Original Message----- From: "Johan" <[email protected]> Date: Tue, 20 Apr 2010 10:34:25 To: <[email protected]> Subject: Re: [BinusNet] salary discussion Menurut aku tidak semua regional mempunyai level IT acceptance yang sama. Di US, Europe, Japan, Aus, dll SaaS sudah cukup berkembang, tetapi apakah saat ini di Indonesia atau negara berkembang lain nya bisa adopsi SaaS? Johan ----- Original Message ----- From: "Eko Prasetya" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, April 20, 2010 9:38 AM Subject: Re: [BinusNet] salary discussion > Marketnya masih ada, tetapi semakin menyusut. Tinggal tunggu waktu sampai > market tersebut akan dipindah ke platform yang lebih murah dan bagus. It's > a > common sense. > > What's the way out? Keep up with the technology. The free lunch is over. > > Saya baru mengikuti tech conference Amazon Web Service seminggu yang lalu. > Believe it or not, pekerjaan IT pun sekarang sudah di commoditize. Tinggal > tunggu > waktu sebelum para pekerja IT yang tugasnya hanya menginstall software, > akan > turun derajat menjadi blue-collar workers. > > Berapa orang yang dibutuhkan untuk memantau semua amazon.com network di > seluruh dunia? Only two, one for the day, and one for the night. > > > KOkon. ------------------------------------ "We cannot all do great things.But we can do small things with great love." - Mother Teresa --------------------------------------------------------- BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan Moderator BinusNet : Suryadiputra Liawatimena & Surya Iskandar Stop or Unsubscribe: send blank email to [email protected] Questions or Suggestions, send e-mail to [email protected] Yahoo! Groups Links
