hummm.. sebenarnya di kantor gue jg ada neh. jadi ada 1 orang jualan kue di beberapa lantai. kue tersebut dia taro di atas meja pagi2 sekali sebelum masuk kerja, sekalian dengan plastik dan kantong uangnya, dia hanya menulis harga kue tersebut berapa rupiah, dan diambil lagi beberapa saat sebelum jam kantor berakhir. orang itu ga pernah ngoceh2 kalau setoran tidak sesuai dgn jumlah kue yg habis. tapi yg pasti ada beberapa saat uang yg terkumpul tidak sesuai, entah karena ada yg lupa bayar, ga ada ditempat pada saat si pedagang mengambil hasil jualannya, dan alasan lainnya.
Menurut saya, bagaimana org bersikap jujur itu adalah karena dorongan dan kesadaran hati org tsb, dan bukan sesuai dengan tingginya pendidikan yg telah dikecap :) - aNd WhAtEvEr yOu Do, dO iT hEaRtiLy aS FoR ThE LoRd ^^- ________________________________ From: Indra Dharmajaya <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, June 16, 2010 9:26:57 AM Subject: Re: [BinusNet] Fw: Kejujuran orang Jepang Waduh , ada liputannya ngak? Jadi penasaran gimana cara mereka survive ya? ________________________________ From: Eko Prasetya <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, June 16, 2010 9:07:17 AM Subject: Re: [BinusNet] Fw: Kejujuran orang Jepang Di US sudah ada beberapa restoran/cafe yang pay as you like. Jadi menu-nya tidak ada harga, terserah customer mau bayar berapa. KOkon. 2010/6/15 Indra Dharmajaya <[email protected]> > > > Bener gak sih? > > KEJUJURAN ORANG-ORANG JEPANG, BISAKAH > KITA MENIRU NYA ??? MIMPI KALI YE !!! ???? > ************************************************************************* > Pasar tradisional di > Japan > > Sebenarnya sih...... > ini bukan pasar, karena penjual di sana > adalah para petani yang membuka lapak sendiri-sendiri untuk menjual hasil > kebunnya yang tersisa (kebanyakan stock). Kalau dilihat, tidak ada bedanya > dengan pasar yang ada di Indonesia , > kecuali satu perbedaannya; yaitu tidak ada orang yang menjaga untuk lapak > tersebut. > > Jadi bagaimana > transaksinya? Mudah koq, mereka (si penjual) telah mencantumkan harga di > setiap > barang dagangannya. Apabila ada pembeli yang datang untuk membelinya, si > pembeli cukup masukkan uang seharga barang yang dibeli ke tempat yang telah > disediakan. Percaya atau tidak, boleh dibilang hampir tidak ada satupun > petani yang > rugi, karena berdagang dengan cara seperti ini. Atau dengan kata lain, > semua > pembeli selalu membayar uang sesuai apa yang mereka ambil. > > Nah....., ini dia. Sebenarnya yang ingin kita bahas, yaitu KEJUJURAN yang > menurut > kami saat ini semakin langka di dunia, terutama di Indonesia . Kita sempat > membaca > berita di koran atau melihat di TV, bahwa ada sekolah menengah di Indonesia > yang mendirikan "kantin kejujuran" dan hanya dalam waktu hitungan > minggu, kantin tersebut bangkrut, karena ternyata banyak siswa/i yang tidak > membayar sehabis makan. Padahal di lain sisi, kantin itu berada di salah > satu > sekolah favorit di daerahnya, yang berarti pasti sebagian besar siswa/i di > sana dari golongan cukup > mampu. > > Mohon maaf, kalau > kita tidak sependapat dengan anggapan, bahwa "orang yang tidak jujur itu > pasti identik dengan orang miskin, karena mereka tidak punya uang, makanya > mereka berbuat tidak jujur". Menurut kami, KEJUJURAN bukanlah sesuatu > yang bisa diukur dari banyaknya materi maupun tingkat pendidikan, tetapi > lebih > ke moral dan rasa > malu yang bisa ditanamkan oleh orangtua maupun lingkungan di > sekitarnya. > > Dalam hal ini, kita tidak harus selalu mencontoh teknologi yang berasal > dari Jepang > saja, tetapi tidak ada salahnya kita juga mencontoh moral dan rasa malu > yang > mereka miliki. Benar, tidak semua orang Jepang di sana jujur, tetapi > setidaknya kalau bicara > persentase, tentu jauh lebih baik dari negara kita. Setuju kan .....??? > > ALANGKAH BAHAGIA DAN MAJUNYA NEGARA KITA – INDONESIA TERCINTA > BILA ORANG2NYA BISA BERBUAT DAN MENIRU SEPERTI WATAK DAN SIFAT > KEJUJURAN ORANG2 JEPANG SEPERTI DALAM ULASAN DIATAS TERSEBUT. > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ "We cannot all do great things.But we can do small things with great love." - Mother Teresa --------------------------------------------------------- BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan Moderator BinusNet : Suryadiputra Liawatimena & Surya Iskandar Stop or Unsubscribe: send blank email to [email protected] Questions or Suggestions, send e-mail to [email protected] Yahoo! Groups Links [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
