kata2 "berbahaya" ini sebenarnya ditujukan kemana, hayooo ??? Bukan banknya kan 
? ...
   
  Perlu diperhatikan perjanjian antara konsumen sebagai debitur & bank selaku 
krediturnya, tentang suku bunga yang berlaku. Apakah fixed-rate atau semi 
floating-rate ? yang belakangan biasanya si kreditur menetapkan bila suku bunga 
alami penurunan maka yang berlaku adalah fixed, namun bila mengalami kenaikan 
maka akan disesuaikan ( bahasa lain dari akan ikut naik ). 
   
  Rencana pembelian rumah mbak Ida nampaknya bukan utk investasi, melainkan 
dihuni ... apalagi ternyata merupakan rumah impian. Baiknya lihat faktor 
lokasinya, apakah strategis & tidak masuk jalur hijau. Karena berarti akan 
dihuni seterusnya.
   
   
  Ronas Prd
  

ida azizah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
              wah cocok nih topiknya....
  Kasih info dong, baiknya gimana?
  Aku ada rencana ngambil KPR di BNI, kira2 "berbahaya" nggak nih?
  Aku dah DP. Kira2 aman kah kalau diteruskan? 
  Terus terang ini rumah impian...hix hix...
  Tolong ya masukannya, ditunggu ya temans, thx


  2008/10/13 Ronas Pardianto <[EMAIL PROTECTED]>
              Iya jangan tutup kuping & tutup mata dong, ntar jalannya nabrak 
kaleee.
   
  Apa yang terjadi di Pasar Keuangan seyogyanya untuk informasi kita dalam 
menjalankan Manajemen-Resiko, bukan untuk membuat diri kita malah merinding 
menggigil mengetahuinya.
  Mirip asuransi. Kita membeli karena kita tahu bahwa suatu saat akan 
meninggal, tetapi bukan berarti kita mau. Mengetahui hal tsb membuat kita 
bekerja lebih keras daripada sebelumnya, bukan justru menikmati ketakutan 
karena akan meninggal. 
   
  Setuju ?
   
   
  Ronas Prd
[EMAIL PROTECTED] wrote:
      Selamat pagi semua,

Menurut saya disituasi seperti sekarang ini, lebih baik tutup kuping dan mata, 
kt gk perlu tau kondisi ekonomi, kadang kt makin banyak tau informasi yang 
memburuk, makin takut kita menghadapinya, jd kreatifitas dalam berusaha gak 
akan keluar inovasi2 tidak muncul dikarenakan ketakutan akan berbisnis selama 
situasi ekonomi masih kacau, coba kita liat tukang nasiuduk didepan komplek 
kita dia tetep laku daganganya walaupun kondisi ekonomi gonjang ganjing, sampe 
ganti presiden aja dia gk tau, karena terlalu fokus ngurusin daganganya
Hehehehe.....
Jd jgn hiraukan kondisi ekonomi saat ini...
.......Just do it......
Buat inovasi2 bisnis yg baru
Ciptakan peluang....
Ambil kesempatan yang ada di depan...

Salam
Kiki rizki

  Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
    
---------------------------------
  From: Agustav Alvie <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 10 Oct 2008 05:49:50 -0700 (PDT)
To: <[email protected]>
Subject: Re: Bisnis_Center@ Re: Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis 
Ekonomi
  
               
  Yth. Ibu Ocha,
   
  Sebagai orang awam dalam bisnis, sepanjang pengetahuan saya yang cuma sekolah 
madrasah ibtidaiyah kelas 3,  apakah bisnis-bisnis yang tahan banting itu 
adalah:
  1. Penjual besi tua... besi itu kalau di-banting2 ngga akan apa2 tetap laku 
dikilo.
  2. Bisnis pasir untuk bangunan... pasir tahan banting.. ngga bakal rugi 
banting2 pasir
  3. Bisnis laundry kiloan juga termasuk yang tahan banting... pakaian bau 
sebelum dicuci dibanting2 dulu ngga apakan toh? ngga bakal rugi? Saya rasa ibu 
Ocha bisa mnejelaskan lebih detail, bisnis2 mana lagi yang tahan banting?
   
  Kalau pebisnis yang tahan banting yaitu pebisnis yang punya ilmu gulat 
kaleeee yaaa???
  dibanting sama lawannya malah bisa melawan :-)
   
  Just joke
   
  Salam sukses selalu
  Agustaf Alvi
   
  
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
  

--- On Fri, 10/10/08, Ocha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

  From: Ocha <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Bisnis_Center@ Re: Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi
To: [email protected]
Date: Friday, 10 October, 2008, 6:31 PM

      Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi

Tidak ada satu negara pun di dunia ini yang kebal krisis ekonomi. Kini giliran 
Amerika tempat bercokolnya Kantor IMF dan Bank Dunia, yang merasakan krisis 
seperti yang dialami Indonesia. Tentu saja nilai kerugian akibat krisis 
keuangan di AS jauh lebih besar, dan dampaknya juga lebih luas dibandingkan 
krisis di Indonesia tahun 1998 lalu.

Krisis memang akan selalu datang dan pergi di siklus kehidupan berbisnis, 
seperti layaknya hukum alam. 

Banyak bisnis yang bertumbangan diterpa krisis, tapi akan lebih banyak lagi 
bisnis yang muncul menggantikan pendahulunya. 

Adakah bisnis yang kuat melewati badai krisis? Banyak! 

Tapi bukan karena jenis bisnisnya yang kebal krisis, tapi karena pebisnisnya 
yang tahan banting. Pebisnis yang selalu siap menghadapi masalah sebagai happy 
problem atau tantangan. Selalu berusaha kreatif mencari solusi dan langsung 
bergerak untuk "menjinakkan" tantangan.

Tetap Semangat!  

Baca juga (tanpa spasi):
- Bersiap Hadapi Inflasi
http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- bersiap-hadapi- inflasi.html 
- Lagi Stress? Main Game Dulu Yukk…
http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- main-game. html 
- Penghasilan Rowling, USD 9 per detik!! 
http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- rowling-usd9- per-detik. html

Happy Reading! Mudah-mudahan bermanfaat yaa ;)

Rosa S. Rustam 
Dexton Indonesia - Majalah Online untuk Pebisnis Pemula
http://www.dexton. adexindo. com

PS: Buat rekan-rekan yang mau sharing soal bisnis atau sekedar say hello, 
kontak langsung aja yaa ke [EMAIL PROTECTED] com






  




    
---------------------------------
  Dapatkan nama yang Anda sukai! 
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.   
  
  
  








-- 
cheers
Ida A

  

                           

       
---------------------------------
  Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru  
 Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br>Cepat sebelum diambil orang lain!

Kirim email ke