Kalau bisa lebih baik HOLD dulu mbak.
Sebab :
Kondisi keuangan lembaga perbankan saat ini belum dapat dikatakan stabil.
- Meski bersama-sama mereka ( 15 bank ) bersama BI sepakat untuk membatasi
suku bunga dana pihak ketiga hanya 13%, namun mereka melakukannya tanpa ada
perjanjian apapun atau tepatnya tidak diperkuat dengan legalitas.
- Yang menarik lagi, pemerintah yang sibuk meyakinkan masyarakat agar tidak
panik, kenyataanya justru mereka menaikkan jaminan para deposan hingga 2 Miliar
( naik 20x dari semula hanya 100 Juta per nasabah per Bank ).
- Kekeringan likuiditas di lembaga perbankan nampak saat pemerintah melalui
BI menurunkan GWM/Giro Wajib Minimum dari 8,08% ke 7,50%.
- Menaikkan BI rate atau yang biasa dikenal sebagai bunga acuan sebesar 25bps
dari 9,25% ke 9,50% dinyatakan sebagai tindakan yang benar, dimana setelahnya
Bank2 Sentral di negara2 maju melakukan pemangkasan besar2an.
- Turunnya tingkat kredit dari yang rata2 2,4% per bulan menjadi hanya 1,1%
aja.
Ringkasnya : Tindakan pemerintah melalui BI maupun Depkeu terlihat adanya
tanda-tanda antisipasi akan kekeringan likuiditas sektor perbankan. Hingga saat
ini kondisi keuangan kita masih dicoba utk ditahan pemerintah, namun yang saya
khawatirkan bila kekuatan cadangan devisa kita yg terbatas kalah dgn kekuatan
pasar, khususnya akibat kegagalan kredit global. Saya lebih memilih untuk wait
& see dulu.
Solusi :
Namun bila memang mau diteruskan karena rencananya untuk dihuni, baiknya
lakukan re-negosiasi harga beli. Jangan sampai saat perbankan lakukan kenaikkan
bunga KPR akibat kekurangan likuiditas, yang artinya sektor properti alami
turun ... mbak harus menerima 2 beban yaitu naiknya bunga cicilan & mahalnya
harga saat membeli.
Ronas Prd
ida azizah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: betul banget, rumah tsb
untuk ditempati.
Sorry kalau nanya ditempat bisnis, karena saya perlu info2 dari teman-teman
yang mengerti benar masalah suku bunga dan kondisi yang terjadi
Tingkat suku bunga yang dipakai oleh KPR BNI adalah semi floating rate.
Nah, dengan situasi seperti ini, apakah aman-aman saja bila diteruskan atau
baiknya ditunda dulu, atau bagaimana nih...
Saya agak khawatir apabila diteruskan ternyata suku bunga kredit melompat...
Untuk faktor2 lain, Insya Allah rumah tsb "aman"
Bingun ane...Thx
2008/10/13 Ronas Pardianto <[EMAIL PROTECTED]>
kata2 "berbahaya" ini sebenarnya ditujukan kemana, hayooo ???
Bukan banknya kan ? ...
Perlu diperhatikan perjanjian antara konsumen sebagai debitur & bank selaku
krediturnya, tentang suku bunga yang berlaku. Apakah fixed-rate atau semi
floating-rate ? yang belakangan biasanya si kreditur menetapkan bila suku bunga
alami penurunan maka yang berlaku adalah fixed, namun bila mengalami kenaikan
maka akan disesuaikan ( bahasa lain dari akan ikut naik ).
Rencana pembelian rumah mbak Ida nampaknya bukan utk investasi, melainkan
dihuni ... apalagi ternyata merupakan rumah impian. Baiknya lihat faktor
lokasinya, apakah strategis & tidak masuk jalur hijau. Karena berarti akan
dihuni seterusnya.
Ronas Prd
ida azizah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
wah cocok nih topiknya....
Kasih info dong, baiknya gimana?
Aku ada rencana ngambil KPR di BNI, kira2 "berbahaya" nggak nih?
Aku dah DP. Kira2 aman kah kalau diteruskan?
Terus terang ini rumah impian...hix hix...
Tolong ya masukannya, ditunggu ya temans, thx
2008/10/13 Ronas Pardianto <[EMAIL PROTECTED]>
Iya jangan tutup kuping & tutup mata dong, ntar jalannya nabrak
kaleee.
Apa yang terjadi di Pasar Keuangan seyogyanya untuk informasi kita dalam
menjalankan Manajemen-Resiko, bukan untuk membuat diri kita malah merinding
menggigil mengetahuinya.
Mirip asuransi. Kita membeli karena kita tahu bahwa suatu saat akan
meninggal, tetapi bukan berarti kita mau. Mengetahui hal tsb membuat kita
bekerja lebih keras daripada sebelumnya, bukan justru menikmati ketakutan
karena akan meninggal.
Setuju ?
Ronas Prd
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Selamat pagi semua,
Menurut saya disituasi seperti sekarang ini, lebih baik tutup kuping dan mata,
kt gk perlu tau kondisi ekonomi, kadang kt makin banyak tau informasi yang
memburuk, makin takut kita menghadapinya, jd kreatifitas dalam berusaha gak
akan keluar inovasi2 tidak muncul dikarenakan ketakutan akan berbisnis selama
situasi ekonomi masih kacau, coba kita liat tukang nasiuduk didepan komplek
kita dia tetep laku daganganya walaupun kondisi ekonomi gonjang ganjing, sampe
ganti presiden aja dia gk tau, karena terlalu fokus ngurusin daganganya
Hehehehe.....
Jd jgn hiraukan kondisi ekonomi saat ini...
.......Just do it......
Buat inovasi2 bisnis yg baru
Ciptakan peluang....
Ambil kesempatan yang ada di depan...
Salam
Kiki rizki
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
---------------------------------
From: Agustav Alvie <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 10 Oct 2008 05:49:50 -0700 (PDT)
To: <[email protected]>
Subject: Re: Bisnis_Center@ Re: Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis
Ekonomi
Yth. Ibu Ocha,
Sebagai orang awam dalam bisnis, sepanjang pengetahuan saya yang cuma sekolah
madrasah ibtidaiyah kelas 3, apakah bisnis-bisnis yang tahan banting itu
adalah:
1. Penjual besi tua... besi itu kalau di-banting2 ngga akan apa2 tetap laku
dikilo.
2. Bisnis pasir untuk bangunan... pasir tahan banting.. ngga bakal rugi
banting2 pasir
3. Bisnis laundry kiloan juga termasuk yang tahan banting... pakaian bau
sebelum dicuci dibanting2 dulu ngga apakan toh? ngga bakal rugi? Saya rasa ibu
Ocha bisa mnejelaskan lebih detail, bisnis2 mana lagi yang tahan banting?
Kalau pebisnis yang tahan banting yaitu pebisnis yang punya ilmu gulat
kaleeee yaaa???
dibanting sama lawannya malah bisa melawan :-)
Just joke
Salam sukses selalu
Agustaf Alvi
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
--- On Fri, 10/10/08, Ocha <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Ocha <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Bisnis_Center@ Re: Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi
To: [email protected]
Date: Friday, 10 October, 2008, 6:31 PM
Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi
Tidak ada satu negara pun di dunia ini yang kebal krisis ekonomi. Kini giliran
Amerika tempat bercokolnya Kantor IMF dan Bank Dunia, yang merasakan krisis
seperti yang dialami Indonesia. Tentu saja nilai kerugian akibat krisis
keuangan di AS jauh lebih besar, dan dampaknya juga lebih luas dibandingkan
krisis di Indonesia tahun 1998 lalu.
Krisis memang akan selalu datang dan pergi di siklus kehidupan berbisnis,
seperti layaknya hukum alam.
Banyak bisnis yang bertumbangan diterpa krisis, tapi akan lebih banyak lagi
bisnis yang muncul menggantikan pendahulunya.
Adakah bisnis yang kuat melewati badai krisis? Banyak!
Tapi bukan karena jenis bisnisnya yang kebal krisis, tapi karena pebisnisnya
yang tahan banting. Pebisnis yang selalu siap menghadapi masalah sebagai happy
problem atau tantangan. Selalu berusaha kreatif mencari solusi dan langsung
bergerak untuk "menjinakkan" tantangan.
Tetap Semangat!
Baca juga (tanpa spasi):
- Bersiap Hadapi Inflasi
http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- bersiap-hadapi- inflasi.html
- Lagi Stress? Main Game Dulu Yukk…
http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- main-game. html
- Penghasilan Rowling, USD 9 per detik!!
http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- rowling-usd9- per-detik. html
Happy Reading! Mudah-mudahan bermanfaat yaa ;)
Rosa S. Rustam
Dexton Indonesia - Majalah Online untuk Pebisnis Pemula
http://www.dexton. adexindo. com
PS: Buat rekan-rekan yang mau sharing soal bisnis atau sekedar say hello,
kontak langsung aja yaa ke [EMAIL PROTECTED] com
---------------------------------
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
--
cheers
Ida A
---------------------------------
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
br> Cepat sebelum diambil orang lain!
--
cheers
Ida A
---------------------------------
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
br>Cepat sebelum diambil orang lain!
---------------------------------
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!