Info untuk bu Jullie :
Bersama-sama Allianz, AXA & ING, AIG berada dalam 5 besar berdasarkan aset
global. Pun wilayah cangkupan coveragenya total hampir capai 2/3 seluruh aset
global. Bisakah kita bayangkan bila asuransi tersebut alami collapse ?
Ketidakpercayaan terhadap lembaga asuransi akan mulai berkembang & akibatnya
akan berefek domino terhadap yang lainnya. Khususnya lagi bahwa mereka tidak
saja melakukan proteksi di bisnis jiwa namun yang utama & terutama pada bisnis
itu sendiri.
Berita menariknya adalah bahwa AIG bukan collapse, hanya kesulitan likuiditas
karena terkena dampak terhadap Lehman Brother yang bangkrut, Potensi kerugian
akibat hal tersebut adalah sebesar US$ 70 Miliar dari total Aset senilai US$
1,2 Triliun. Namun yang menariknya, berita di pasar A.S. dengan yang di
Indonesia mengapa jadi bias yach ??? "U.S. Government to bail-out AIG in
liquidities", di sini jadi kata2 "Bangkrut" ? ...
Salah satu yang harus dipegang oleh para agen asuransi jiwa berdasarkan
ketentuan AAJI adalah : "Memberi informasi yang benar agar tidak memberi
gambaran yang menyesatkan". Sama halnya saat ada informasi bahwa salah satu
perusahaan asuransi jiwa asing akan lakukan akuisisi terhadap AIG Life dan AIA
Indonesia ? Dimana diinformasikan oleh agen dari kompetitor tsb, tidak serta
merta saya langsung percaya. Hal yang kulalukan adalah menghubungi pihak AIG.
Ternyata gambaran tersebut adalah menyesatkan & betapa kecewanya saya saat
kembali menghubungi agen tsb, ternyata hanya dijwb 2 hal yaitu : "Rumors" &
"Katanya" ??? Bagaimana mungkin seorang Financial Consultant yang notabene
adalah Penasehat Asuransi dapat berkata2 seperti itu ? Bukankah ia seharusnya
mengerti betul tentang industri keuangan ? bahkan tidak saja industri asuransi
sbg sub-sektor keuangan, namun kesemuanya bukan ? Bila alasannya adalah minta
mohon atas pengertian saya karena ia bekerja part-timer, saya malah
semakin kecewa. Karena ternyata selain salah memilih agen yang tidak mengerti
& mengikuti apa yang terjadi di industri keuangan, ternyata saya hanyalah
dinomer 2 kan karena yang utama baginya adalah klien di kantornya yang pertama.
Kekecewaan ini akhirnya kusampaikan oleh pihak AAJI & hingga kini saya senang
karena terus-menerus keep-in-touch dgn pihak Asosiasinya. Dengan demikian saya
tidak lagi akan salah memilih agen.
Mudah-mudahan bermanfaat untuk ibu.
Jullie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
mau nanya ama pak adji...
terus terang skrg saya kuatir dengan investasi saya di prudential ato di
unitlink + asuransi yang lain. Saya punya bbrp produk dari berbagai asuransi.
mau keluar, posisi saya udah di tengah2, udah thn ke 3-6. kalo di itung2 secara
nilai tunai, udah pasti mines. apalagi nilai unit link thn ini rontok lebih 30%.
belom lagi di amerika berita AIG bangkrut dan musti di tolong ama pemerintah
USA. terus salah satu asuransi di jepang, baru2 ini juga bangkrut. Memang
selama ini belom terdengar isu2 bank back up prudential kena masalah. Tapi
fortis aja seret duit. Dan mnrt bbrp analisa keuangan, bbrp bank di eropa akan
mengalami krisis liquiditas. saya cuma berharap prudential masih exist.
benar, pada saat krisis, masuklah asuransi, paling nga kalo terjadi apa2 dengan
kita, anak cucu masih dpt sesuatu. Cuma kalo melihat kondisi ekonomi dunia
skrg, apakah nilai tunai yang di janjikan bbrp perusahaan asuransi, masih bisa
kita harapkan?? kita hanya bisa mengandalkan UP aja. Itu resikonya juga besar,
krn perus asuransi itu nga boleh bangkrut. Ato kalo bangkrut, seseorang musti
menolongnya. Mungkin akan terjadi merger antar bbrp perus asuransi. Saya nga
tau apa yang akan terjadi.....
bbrp analis memperkirakan, masa bull udah habis, skrg kita akah memasuki masa
bear. dan bear skrg akan memakan wkt lebih lama. mungkin sekitar 10-20thn.
bayangin kalo investasi unitlink kita terus berguguran sampe 10 thn ke
depan.... padahal bbrp orang dari kita, berharap return unitlink di pake buat
pensiun. lha kalo hasilnya terus menerus minus, gimana mau pensiun???
buat para pakar, ayoo di kupas habiss.... brain storming :-) daripada saya
mikir sendirian, kan lebih enak discuss bareng2 :-) di tunggu yaaa....
rgds
---------------------------------
To: [email protected]
From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Tue, 14 Oct 2008 18:24:56 -0700
Subject: Re: Bisnis_Center@ Re: Investas apa di masa krisis?
Memang agent Pru..........GA Ada Mati Nye......
..
--- On Tue, 10/14/08, adji ekawarman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: adji ekawarman <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Bisnis_Center@ Re: Investas apa di masa krisis?
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],
[email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Tuesday, October 14, 2008, 8:22 AM
menurut saya,
yang paling tepat adalah berinvestasi di Prudential.. !
mungkin banyak yg bertanya-tanya. .
itu kan asuransi..??
ya betul..
Prudential adalah perusahaan asuransi DAN INVESTASI..
selain asuransi itu sendiri adalah investasi, tapi produk Prudential juga
ada yg berupa investasi UNIT LINK,
yg kalau secara mudahnya bisa disamakan dengan DANAREKSA..
pada saat index saham berguguran,
disitulah saat yg tepat berinvestasi di unit link Prudential.. !
tapi mengapa harus Prudential.. ?
kan ada yang lainnya..?
berbasis pada industri asuransi,
maka pada investasi ini para nasabah pun DILINDUNGI dengan asuransi jiwa..!
sehingga ahli waris anda tetap dapat mendapatkan manfaat jika terjadi
halangan tetap pada diri anda..
ingin keterangan lebih jelas..?
silahkan menghubungi kami di : [EMAIL PROTECTED] co.id segera..!
salam investasi..!
adji
kami juga mengajak anda yang tertarik menjadi financial advisor/ merketing di
Prudential..
---------
Posted by: "Dadang Suhendar" [EMAIL PROTECTED] com dadang71 Mon Oct 13,
2008 8:26 pm (PDT) Resesi Ekonomi Indonesia Tinggal Menghitung Waktu
Apa Yang Harus Anda Lakukan Untuk Bisa Bertahan Hidup?
Tanggal 16 September 2008, resesi ekonomi melanda Amerika. Resesi
yang terjadi ini merupakan resesi terburuk semenjak 11 September
2001. Index Dow Jones melemah ditutup melemah 504.48 poin, melemah
4.42%. Lehman Brothers bank investasi terbesar ke 4 di dunia
bangkrut. Merrill Lynch, bank brokerage yang berusia lebih dari 101
tahun akhirnya diakusisi juga oleh Bank of America setelah berjuang
keras untuk menutupi dan membersihkan kredit-kredit macetnya. Lalu
diikuti oleh kabar dari American International Group (AIG), salah
satu perusahaan asuransi terbesar dunia, yang kemungkinan harus
menghadapi masalah serupa. Saham AIG bahkan anjlok hingga 60,8%.
Hewleet�]Packard juga menyatakan akan merumahkan sekitar 24.600
karyawannya demi menghemat biaya tahunan perusahaan. Sementara pada
penutupan perdagangan saham Senin kemarin (15/9/2008) Indeks Harga
Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 84,808 poin (4,7%) menjadi
1.719,254, yang merupakan level terendah sejak 24 November 2006.
-------cut-- -------
---------------------------------
See how Windows Mobile brings your life together—at home, work, or on the go.
See Now
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com