Partai Inter-Milan Ditunda
Bermain dengan tempo tinggi, partai putaran kedua babak perempat final Liga Champions antara Internazionale dan AC Milan di San Siro terpaksa ditunda dengan keunggulan sementara 1-0 untuk Milan (agregat 3-0) akibat kerusuhan fans. Kedua tim mengawali pertandingan dengan suhu panas mengingat tingginya tekanan pada masing-masing kubu. Inter dibebankan oleh ketinggalan dua gol di partai putaran pertama sedangkan Milan pernah dituntut menyudahi perlawanan inter dan tidak mengulang kesalahan musim lalu ketika ditekuk Deportivo La Coruna di partai kedua. Mendapat tekanan sedemikian rupa, alhasil dua pemain Inter yakni Kily Gonzalez dan Ivan Cordoba lalu satu pemain Milan yakni Massimo Ambrosini sudah mendulang kartu kuning meski pertandingan baru berjalan 11 menit. Inter hampir saja menipiskan skor agregat menjadi 1-2 kalau saja tembakan 'geledek' Juan Sebastian Veron di menit ke-14 tidak berhasil dicegah secara gemilang oleh Dida. Sebaliknya, kedudukan agregat menjadi 3-0 ketika tendangan melengkung Andriy Shevchenko dari sisi kiri melejit melampaui jangkauan Francesco Toldo di menit ke-30. Di babak kedua, keadaan semakin memburuk bagi Inter. Pemain andalan mereka yakni Adriano harus dipapah keluar lapangan akibat berbebturan dengan Alessandro Nesta. Akibatnya Roberto Mancini memutuskan untuk menggantikan pemain Brasil itu dengan Obafemi Martins. Begitu memasuki lapangan, ujung tombak asal Nigeria tersebut langsung berdampak positif. Melewati pertahanan Milan yang dijaga Nesta, Martins memberikan usaha terbaiknya dengan meroketkan tendangan menuju gawang Milan. Akan tetapi hal itu sia-sia karena Dida lagi-lagi secara fantastis menghalaunya. Perjuangan Inter untuk menggedor pertahanan Milan akhirnya membuahkan hasil di menit ke-71 melalui sundulan Esteban Cambiasso yang menyambut sepak pojok. Namun malang bagi seluruh Internisti karena gol itu dianulir wasit Markus Merk karena Cambiasso dinilai melakukan pelanggaran. Hal ini tentu saja menyulut kemarahan para tifosi Inter yang kebetulan pada malam itu bertindak sebagai suporter tuan rumah. Mereka mengamuk dengan melemparkan segala benda ke lapangan termasuk mercon. Tak lama, Merk pun memutuskan untuk menunda pertandingan setelah salah satu mercon itu mengenai punggung Dida. Meski 25 menit kemudian Merk berusaha untuk menyelesaikan pertandingan dengan menginstruksikan para pemain untuk kembali memasuki lapangan, namun penundaan merupakan jalan terbaik setelah 30 detik di arena, mercon dan botol-botol plastik terus beterbangan. Dengan berakhirnya pertandingan di menit ke-73 tersebut, hingga kini belum ada kepastian keputusan UEFA. Kemungkinan ada dua pilihan bagi UEFA yakni mengulang partai kedua itu atau memainkan 17 menit terakhir di stadion yang tertutup untuk umum. (Jer) -- Best Regards Tombo Ati (Dikirim nganggo The Bat! 2.10.03) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
