Milan Tantang Liverpool di Final AC Milan memastikan diri hadir di final Liga Champions musim ini meski pada semifinal kedua di Stadion Philips takluk 1-3 (agregat 3-3) dari tuan rumah PSV Eindhoven, Rabu (4/5). Milan lebih pantas menantang Liverpool di partai puncak karena lebih produktif di kandang lawan.
PSV sendiri memang layak menang karena mereka mampu tampil lebih rapi dan penuh semangat dengan kerja sama antar pemain yang tertata apik. Bahkan para pemain Milan berkali-kali harus jatuh bangun menahan gempuran demi gempuran PSV. PSV mampu unggul 2-0 sekaligus mengubah skor agregat menjadi 2-2 hingga menit ke-65. Tetapi satu gol balasan dari Massimo Ambrosini pada menit ke-91 membuat gol ketiga PSV semenit berikutnya melalui Philip Cocu menjadi tak berarti. Pada pertemuan pertama lalu, Milan mampu unggul 2-0 atas juara Liga Belanda musim ini tersebut. Jika saat tampil di San Siro pun pasukan Guus Hiddink mampu mendominasi permainan, maka di depan publiknya sendiri, situasi itu makin menjadi. Pergerakan dua sisi sayap mereka lewat, Lee Young-Pyo dan Jefferson Farfan, sungguh merepotkan barisan belakang Milan, terutama dengan bola-bola silang keduanya. Menit keempat, kapten Paolo Maldini harus rela mendapat perawatan pada kepalanya setelah berusaha menanduk bola saat Jan Venegoor of Hesselink melakukan tendangan salto. Lima menit berselang, sebuah kerja sama satu-dua Park Ji-Sung dengan Hesselink membuahkan gol pertama PSV. Lambannya bek Alessandro Nesta dalam menutup pergerakan Park, membuat pemain asal Korea itu leluasa melepas tendangan keras ke pojok kanan atas gawang Dida. Unggul satu gol tak membuat serangan PSV kendor. Setidaknya ada dua peluang tambahan bagi PSV untuk mencetak gol. Yang pertama melalui tandukan Hesselink yang masih menerpa mistar dan sundulan Alex yang melayang di atas sasaran. Usai turun minum, penetrasi Lee di sisi kiri membuat Milan makin tertekan. Beberapa kali umpan silangnya selalu membahayakan gawang Dida. Menit ke-65, Lee mengirim bola ke dalam kotak penalti dan Cocu yang muncul dari belakang mampu menanduk bola ke tiang jauh gawang Dida sekaligus membuat PSV unggul 2-0. Melihat musuh telah mencetak dua gol sehingga kedudukan menjadi imbang agregat 2-2, maka pelatih Carlo Ancelotti mencoba memasukkan penyerang Jon Dahl Tomasson. Masuknya penyerang Denmark itu membuat serangan Milan menjadi lebih hidup. Tetapi PSV sempat mendapat peluang melalui Robert De Pinho saat tendangannya dari jarak dekat masih mampu dibendung Dida. Namun menit ke-80, Ambrosini pun mendapat peluang emas jika tandukannya di depan gawang tidak diblok oleh kiper Heurelho Gomez. Di saat pertandingan akan berakhir dan memaksa diadakannya perpanjangan waktu, Ambrosini muncul sebagai pahlawan. Umpan terukur Kaka dari sisi kanan gawang PSV membuat Ambrosini yang tak terkawal bebas melakukan tandukan ke pojok kiri gawang PSV. Tetapi semenit selepas itu, Cocu kembali mencetak gol, namun itu tak berarti apa-apa karena Milan masih dianggap unggul dari penilaian produktivitas di kandang lawan, sekaligus memastikan diri menantang Liverpool di partai puncak tanggal 25 Mei mendatang. [Hdn] -------------------------------- Mourinho Teken Kontrak Baru Meski tersisih dari ajang Liga Champions dan hanya berhasil meraih dua gelar musim ini dari tiga kemungkinan, ternyata tak membuat manajemen Chelsea patah arang terhadap pelatih Jose Mourinho. Hari Rabu (4/5), pelatih asal Portugal itu resmi mendapatkan kontrak baru selama lima tahun ke depan. Kontrak baru berdurasi lima tahun itu akan berlaku efektif pada musim 2005/06 mendatang dan sekaligus membuat kontrak lamanya yang bersisa dua tahun tidak berlaku lagi. "Saya senang menandatangani kontrak baru ini. Hati saya ada di Chelsea karena saya memiliki skuad yang fantastis. Mereka sudah melakukan yang terbaik di musim ini," ucap Mourinho kepada situs resmi The Blues. Sebelumnya, Mourinho sempat kesal manajemen pimpinan CEO Peter Kenyon dianggap kurang mendukung tugasnya di bangku pemain Chelsea. Hal itu diungkapkan Mourinho saat dirinya mendapat sanksi skorsing dua pertandingan di perempat final Liga Champions. Tetapi nampaknya masalah itu telah selesai dan Mourinho menyatakan siap untuk saling bahu membahu dengan manajemen guna meraih yang lebih baik lagi di masa depan bersama Chelsea. "Visi pemilik dan komisaris untuk masa depan Chelsea sama dengan saya. Dan saya ingin sekali terlibat aktif dalam bagian itu, artinya Chelsea merupakan tempat yang membuat saya senang dalam bekerja. Saya tak tahu apakah ada klub atau situasi lain yang dapat membuat saya lebih senang," tambah mantan arsitek FC Porto tersebut. Kenyon sendiri mengatakan sangat senang melihat Mourinho menyetujui kontrak baru itu. Bagi mantan petinggi Manchester United tersebut, ini adalah kabar baik bagi seluruh pihak yang berkepentingan. [Hdn/Reuters] -- Best Regards Tombo Ati ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of life to a sick child. Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.' http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
