Turnamen Piala Konfederasi 2005 akan segera berlangsung mulai 15 Juni
hingga 29 Juni mendatang di Jerman. Tetapi hingga saat ini, turnamen resmi
FIFA yang mempertemukan para juara benua makin sepi peminat, baik dari
penggemar sepakbola maupun para pelakunya sendiri.

Para peserta tahun ini adalah Jerman sebagai tuan rumah, Australia (Juara
Oceania), Argentina (Juara Amerika Selatan), Tunisia (Juara Afrika),
Brazil (Juara Dunia), Yunani (Juara Eropa), Jepang (Juara Asia), dan
Meskiko (Juara CONCACAF).

Kedelapan negara itu terbagi menjadi dua grup, yakni Grup A berisi Jerman,
Australia, Argentina, dan Tunisia. Sementara Brazil, Yunani, Meskiko, dan
Jepang berada di Grup B. Dua tim teratas masing-masing grup akan melaju ke
semifinal dan akan memperoleh lawan dengan sistem silang untuk kemudian
lolos ke final yang sedianya digelar di Frankfurt.

Tetapi para pemain dari kedelapan negara itu, terutama mereka yang bermain
di kompetisi Eropa tidak terlalu semangat untuk mengikutinya. Maklum,
fisik dan stamina mereka sudah terkuras habis membela klubnya sampai akhir
kompetisi sepekan atau dua pekan lalu. Selain itu, hampir seluruh pemain
juga masih akan membela negaranya di dua kualifikasi Piala Dunia 2006 yang
akan berlangsung serentar di seluruh dunia tanggal 4 Juni hingga 8 Juni.

Akibatnya, tim yang akan tampil nanti dipastikan tak akan menurunkan
kekuatan penuh. Karena selain juga masih ada sejumlah pertandingan antar
klub, seperti halnya Piala Libertadores di kawasan Amerika Selatan, juga
karena mundurnya sejumlah pemain karena alasan cedera dan butuh istirahat.
Belum lagi penampilan pemain tak akan maksimal karena kondisi fisik yang
tak bugar.

Lihat saja Brazil harus tampil tanpa penyerang utama, Ronaldo, dan
gelandang Alex, yang butuh istirahat karena mengalami kefatikan fisik dan
cedera. Kemudian tuan rumah pun tak mungkin membawa gelandang Liverpool,
Dietmar Hamann, yang kembali cedera. Hal yang sama juga dialami Australia
yang tak diperkuat rekan seklub Hamann, Harry Kewell.

Kalaupun ada tim yang siap untuk tampil dengan kekuatan penuh adalah
Argentina yang kali ini mengandalkan 100% seluruh pemainnya yang berkarir
di Eropa. Juara Eropa, Yunani, juga akan menurunkan kekuatan penuh, serta
Jepang kendati akhir-akhir ini gagal menampilkan permainan yang memuaskan.

Alhasil, Piala Konfederasi kini seperti menjadi ajang para pelatih dan
bukan pemain. Arsitek tim nasional itu menjadikan turnamen dua tahunan ini
sebagai sarana untuk mematangkan timnya, termasuk para pemain muda. Piala
Konfederasi digunakan pelatih untuk menyaring para pemainnya dalam rangka
menuju Piala Dunia 2006.

Simak saja pelatih Brazil, Carlos Alberto Parreira, yang memang
menggunakan ajang ini untuk menjaring pemain siap pakai guna tampil di
Jerman tahun depan. Bahkan untuk itu, ia rela meninggalkan dua wing-back
senior seperti Cafu dan Roberto Carlos.

"Piala Konfederasi adalah kesempatan bagus untuk menganalisa para pemain
yang akan tampil di Piala Dunia. Saya paham banyaknya keluhan mengenai
ini, tetapi segala keputusan memang tak dapat memuaskan seluruh pihak,"
ucap Parreira seperti dikutip Reuters.

Salah satu keluhan yang muncul adalah dari Ronaldo yang memang meminta
agar diberi kesempatan untuk beristirahat agar tidak makin rentan cedera
di kemudian hari. Bertolak belakang dengan Ronaldo, Parreira justru
meminta para pemain untuk merelakan liburannya bagi negara. Bahkan
kengototan Parreira itu pun membuat dua klub Brazil, Santos dan Sao Paulo,
harus kehilangan sejumlah pemain kunci karena diboyong tim nasional ke
Jerman.

"FIFA seharusnya mendengarkan suara pemain. Lagi pula yang main kan kami,
bukan para direktur. Jika kita punya satu kalender, mungkin tak akan ada
masalah," ucap Ronaldo saat diwawancarai harian Folha de Sao Paulo.

Sepinya minat terhadap Piala Konfederasi bukan hanya ditunjukkan oleh para
pemain. Dari segi penjualan tiket pun tak segencar turnamen besar lainnya,
di mana sejak penjualan dimulai pekan lalu, jumlah tiket yang terjual
hanya 100.000 lembar dari 700.000 yang disediakan selama turnamen. Jumlah
tiket terbanyak yang sudah dipesan adalah untuk partai Argentina versus
Jerman tanggal 21 Juni mendatang.

Berita seputar turnamen ini pun tak segencar yang biasa dilakukan pers
seperti biasanya. Para wartawan tampaknya lebih tertarik untuk
memberitakan berbagai kabar mengenai perpindahan pemain dari satu klub ke
klub lain, termasuk spekulasi dan gosipnya.

Jika melihat kondisi itu, FIFA sebagai penggagas turnamen ini sudah
sepatutnya memikirkan kembali waktu pelaksanaannya. Bahkan keputusan FIFA
untuk melangsungkan Konfederasi di negara yang juga akan menjadi tuan
rumah Piala Dunia tidak juga menarik banyak perhatian. CONMEBOL yang
menjadi perpanjangan tangan FIFA dalam mengurus sepakbola di kawasan
Amerika Selatan pun tidak terlalu menghargai kalender FIFA tersebut.
Terbukti, Piala Libertadores masih berada di babak semifinal saat turnamen
ini digelar.

Apa yang dikatakan oleh Ronaldo agar para pemain mendapat masa istirahat
cukup, ada baiknya dipikirkan oleh FIFA. Selain itu, kejenuhan penonton
pasca liga domestik dan juga pertandingan kualifikasi Piala Dunia membuat
hilangnya minat mereka untuk menyaksikan Piala Konfederasi.

Semoga saja tragedi hitam di Piala Konfederasi 2003 lalu tidak terulang
saat gelandang Kamerun, Marc-Vivian Foe, meninggal dunia di lapangan
akibat gagal jantung kala menjalani laga semifinal. Harapan agar tak ada
lagi pemain yang menderita cedera sangat parah atau menemui kematian
karena fisiknya telah sangat rentan menjadi mengemuka.

Grup A : Jerman, Australia, Argentina, Tunisia.
Grup B : Brazil, Yunani, Jepang, Meksiko.

Penyisihan

15-Jun-05 Argentina � Tunisia (Koln)
15-Jun-05 Jerman � Australia (Frankfurt)
16-Jun-05 Jepang � Meksiko (Hannover)
16-Jun-05 Brazil � Yunani (Leipzig)
18-Jun-05 Tunisia � Jerman (Koln)
18-Jun-05 Australia � Argentina (Nuremberg)
19-Jun-05 Yunani � Jepang (Frankfurt)
19-Jun-05 Meksiko � Brazil (Hannover)
21-Jun-05 Australia � Tunisia (Leipzig)
21-Jun-05 Argentina � Jerman (Nuremberg)
22-Jun-05 Yunani � Meksiko (Frankfurt)
22-Jun-05 Jepang � Brazil (Koln)

Semifinal
25-Jun-05 Juara Grup A - Runner up B (Nuremberg)
26-Jun-05 Juara Grup B - Runner up A (Hannover)

Perebutan juara ketiga : 29 Juni 2005 (Leipzig)

Final : 29 Juni 2005 (Frankfurt)

[Hdn/Reuters/Fifaworldcup]




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/0xaSZB/UOnJAA/Y3ZIAA/2_TolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke