Siapa Lawan Tepat untuk Chrisjon?
Juara WBC, IBF, atau WBO 
CHRISJON terbukti mampu mempertahankan gelarnya sebagai juara dunia 
kelas bulu (57,1 kg) versi World Boxing Association (WBA), dengan 
memetik kemenangan angka mutlak (unanimous decision) atas Juan Manuel 
Marquez (Meksiko). Namun hingga kini, kubu Chrisjon belum memutuskan 
siapa yang akan menjadi lawan berikut atlet kelahiran Banjarnegara 14 
September 1979 tersebut.

Chrisjon sendiri, yang kini sedang menikmati kemenangannya dengan 
berlibur sebulan bersama keluarga di Jl Mertojoyo Semarang, juga 
tidak tahu siapa yang akan menjadi lawan berikutnya. Kemungkinan 
besar seusai menikmati liburannya, barulah ia dapat berembuk dengan 
Craig Christian, pelatih merangkap manajernya, perihal lawan yang 
tepat untuknya.

Suami Anna Maria Megawati itu, kini berada dalam posisi memilih lawan 
(choice). Dia bebas memilih lawan yang terdaftar di peringkat 10 
besar dunia WBA.

Valdemir Pareira

Sebagai juara dunia WBA, mantan anak didik pelatih HM Sutan Rambing 
di Sasana Bank Buana Semarang itu juga berhak melakukan duel 
penyatuan gelar juara dunia melawan juara dunia versi lain. Namun, 
manajer Chrisjon juga harus meminta izin ke markas WBA yang bermarkas 
besar di Panama dengan Presiden Gilberto Mendoza.

Bagaimana jika Chrisjon diadu dengan Valdemir Pareira, sang juara 
dunia IBF (Federasi Tinju Internasional), tampaknya kurang menarik 
dan tidak seru. Pasalnya, Pareira selain tak terkenal, juga mempunyai 
karakteristik permainan yang misterius. Dengan demikian, kalaupun 
Chrisjon menang pun tak banyak mengatrol popularitas dan harga 
kepalannya.

Jika Chrisjon dihadapkan dengan Scot Harrison (Inggris), sang juara 
dunia WBO (World Boxing Organization), pasti akan menyajikan 
pertarungan cukup hebat. Pasalnya, atlet kelahiran Glasgow, 
Skotlandia, 28 tahun yang silam tersebut cukup mempunyai nama di 
dunia adu jotos Amerika Serikat, kendati ia lebih banyak 
mempertahankan gelarnya di Eropa.

Kemenangan atlet bertinggi 170 cm itu atas sederet petinju top dunia 
seperti Wayne McCollough, Manuel Medina dan Tom Johnson (keduanya 
dari AS), merupakan jaminan bahwa Harrison merupakan petinju yang tak 
dapat dipandang enteng. Ditambah dengan keberhasilannya 
mempertahankan gelar sebanyak sembilan kali, kian menambah angker 
penampilan Scot Harisson.

Atlet yang dibina pelatih Peter Harrison dan manajer Frank Maloney 
itu, mengemas rekor 25 kali menang (14 dengan KO), dengan dua kali 
menderita kekalahan.

Bergaya boxer puncher, dengan mengandalkan kecepatan dan kekuatan 
pukulan, ia bisa menjadi lawan tangguh Chrisjon.

Takashi Kashimoto

Namun menurut pengamatan saya, jika Chrisjon yang mengemas rekor 37 
kali menang (20 dengan KO) tanpa kalah dengan sekali seri itu 
dipersiapkan dengan lebih matang, Harrison masih bisa dikalahkan.

Tapi bila Chrisjon ingin lawan yang lebih empuk namun memiliki gelar 
juara dunia bergengsi, ya lawanlah Takashi Kashimoto (Jepang) juara 
WBC yang baru saja merebut gelar dengan menaklukkan fighter Korsel, 
In Jin-chi, 29 Januari yang lalu. Mengapa saya katakan juara WBC 
lebih bergengsi, karena memiliki 200 anggota; sedangkan WBA mempunyai 
anggota 150 negara.

Kashimoto yang berpostur jangkung (177 cm) bergaya boxer kidal, 
memiliki kekuatan pukulan yang lumayan mantap. Sebanyak 17 kali 
menang KO dari 39 kemenangan yang diuntainya, merupakan prestasi yang 
bagus. Apalagi, hanya kekalahan dideritanya dari petinju top 
AS ''Little Marvin Hagler'' Freddy Norwood, mantan juara dunia WBA.

Entah bertarung di Jepang atau Indonesia, saya melihat Chrisjon (26) 
masih tetap memiliki peluang merangkai kemenangan. Pasalnya, ia 
mempunyai usia sembilan tahun lebih muda dari Kashimoto.

Apalagi bila dipersiapkan dengan lebih mantap lagi, misalnya dengan 
menggenjot stamina dan pukulan yang mematikan, Chrisjon mempunyai 
kans menang angka mutlak bila super fight digelar di Jepang. Bahkan 
bila super fight WBC dan WBA tersebut dilaksanakan di Indonesia, maka 
Chrisjon mempunyai peluang memetik kemenangan dengan KO. (Paulus Noor 
Mulia-28a) 






HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke