maklumin aja mas..... namanya juga usaha.....hehehehe..... On 17/07/06, Yonas <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Skandal Liga Italia > > Tak Pernah Jera meski Dihukum Berat > SERIE A Liga Italia tengah dirundung tragedi. Citra kompetisi paling > glamour sejagat itu sekali lagi ternoda. Empat klub terkemuka, > Juventus, AC Milan, Lazio, dan Fiorentina, dijatuhi hukuman berat. > Mereka terbukti terlibat dalam skandal pengaturan pertandingan yang > melibatkan juga puluhan ofisial tim dan pejabat teras Federasi Sepak > Bola Italia (FIGC). > > DALAM dua musim ini, jangan berharap melihat aksi-aksi Juventus di > Serie A. Klub terkuat Italia itu sudah resmi dibuang ke Serie B oleh > Pengadilan Olahraga Italia, Jumat (14/7) lalu, karena terbukti > terlibat skandal pengaturan pertandingan. > > Juve bukan saja didegradasi. Mereka masih mendapat sanksi tambahan > berupa pengurangan skor 30 poin. Itu artinya, Pavel Nedved dan kawan- > kawan bakal memulai kompetisi musim depan di Serie B (Divisi II) > dengan nilai awal minus 30! > > Mereka baru bisa meraih poin jika sudah menang 11 kali berturut- > turut. Sebuah sanksi yang sangat berat, dan tampak sebagai sebuah > kemustahilan bagi mereka untuk promosi lagi ke Serie A dalam semusim. > > Dua gelar juara klub berseragam hitam-putih itu juga dipereteli oleh > FIGC. Juve memang akan melakukan banding, sehingga masih mungkin akan > ada perubahan hukuman. Namun tampaknya, sangat musykil akan ada > perubahan sanksi yang revolusioner. > > Kini klub-klub pesaing mereka yang bersiap memanen. Bukan saja > menerima limpahan gelar, namun juga mendapat ''warisan'' pemain- > pemain top. Hampir pasti akan terjadi eksodus besar-besaran dari klub > itu. Pavel Nedved, Mauro Camoranesi, Fabio Cannavaro, Zlatan > Ibrahimovic, Gianluca Zambrotta dan Gianluigi Buffon sudah ancang- > ancang untuk hengkang ke klub lain. Hanya Alessandro del Piero yang > tetap loyal, berjanji tak akan pindah. > > Inilah skandal terbesar dalam sejarah Italia selama 20 tahun > terakhir. Tapi, ini bukanlah untuk kali pertama Liga Italia diguncang > masalah. Kasus serupa pernah terjadi beberapa kali. Sanksinya > dipastikan berat. Tapi ternyata, klub-klub itu tak juga kapok. AC > Milan, Juventus, dan Lazio bahkan bisa disebut sebagai ''residivis''. > Mereka tak hanya sekali ini saja terlibat skandal. > > Sejarah buram Serie A dibuka tahun 1927. Torino dihapus gelarnya > sebagai juara Seri A pada ujung musim kompetisi 1926/1927. Klub > sekota dengan Juventus itu tengah merayakan gelar juara Seri A untuk > kali pertama ketika media-media setempat meminta FIGC menyelidiki > klub itu, yang diduga menyogok beberapa pemain lawan. > > Hasil penyelidikan membuktikan, ofisial Torino memberi uang kepada > pemain bertahan Juventus, Luigi Allemandi sebesar 50.000 lira agar > dia tampil tidak maksimal dalam pertandingan derby itu. Torino menang > 2-1 dan menjadi juara. > > Tapi, gelar mereka dicabut. Allemandi dihukum seumur hidup. namun > mendapatkan amnesti tahun berikutnya ketika sepak bola Italia > mendapat medali perunggu Olimpiade. > > Skandal lebih menghebohkan meledak tahun 1980. AC Milan dan Lazio > didegradasi karena mengatur pertandingan. Skandal pengaturan > pertandingan pada akhir musim kompetisi 1979-80 itu tidak ubahnya > seperti skandal yang terjadi belakangan ini. Ketua AC Milan, Felice > Colombo, serta belasan pemain Lazio, Avellino, Perugia, Genoa dan > Lecce ditahan karena terlibat dalam pengatauran pertandingan serta > pertaruhan. > > Colombo dihukum seumur hidup. Beberapa pemain, termasuk mantan > penjaga gawang tim nasional Enrico Albertosi juga menerima hukuman. > Pahlawan Italia di Piala Dunia 1982, Paolo Rossi, juga menerima > sanksi. > > Sebelum dijatuhi sanksi Jumat lalu, Juventus sebenarnya masih > berkutat di pengadilan doping sejak 2001. Hingga kini, kasus > kontroversial yang berawal pada Juli 1998 ketika pelatih Ceko Zdenek > Zeman -yang kemudian menanganti AS Roma- membeberkan kepada majalah > L'Espresso bahwa "sepak bola Italia terlibat masalah obat > terlarang.'' Dia kemudian menyebut nama Juventus. > > Penyelidikan yang dilakukan Raffaele Guariniello menyatakan, dokter > klub Riccardo Agricola memberikan obat terlarang (doping) kepada para > pemain sepanjang tahun 1994-1998. Agricola dinyatakan bersalah dan > dihukum 22 bulan dalam penjara pada akhir November 2004. Dia > mengajukan banding pada Desember 2005. Keputusan akhir dari kasus itu > diharapkan keluar tahun ini. > > Skandal paling segar terjadi musim lalu, kala Genoa turun dari Seri A > ke Seri C1. Pada akhir musim kompetisi, klub tertua Italia itu > sebenarnya kembali ke Serie A setelah promosi dari Serie B. Namun > perayaan promosi berubah, karena hasil penyelidikan menunjukkan klub > itu bersalah telah membayar Venezia 250.000 euro agar mengalah dalam > pertandingan terakhir musim kompetisi itu. Genoa bukannya mendapat > promosi, sebaliknya malah diturunkan ke Seri C1 (Divisi III). > (Gunarso-40) > > > > > > > > HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. > > ========================================================== > Milis Tabloid BOLA > Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat > [EMAIL PROTECTED] > ========================================================== > Yahoo! Groups Links > > > > > > >
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/TISQkA/hOaOAA/yQLSAA/2_TolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY. ========================================================== Milis Tabloid BOLA Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL PROTECTED] ========================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/bolaml/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
