keren nih artikel, baru baca gw.. thanks.., setuju gak kalo gagal musim ini
fergie di gusur?

Regards,
Prasetya



----- Original Message -----
From: "xmen football" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, November 06, 2006 10:26 AM
Subject: [BolaML] 20 Tahun Sir Alex Ferguson di Old Trafford


>
> Tuan Otoriter yang Penuh Cinta
> Hari itu, Selasa pagi 7 November 1986, seorang pria berusia 44 tahun
> memasuki ruang gym di kompleks Old Trafford yang diperuntukkan khusus
untuk
> para pemain Manchester United. Tak satupun pemain The Red Devils yang ada
di
> ruangan itu mengenal pria tersebut.
>
> Tapi, pria itu, Alex Ferguson, tak peduli. Dengan suara tegas dan wajah
> penuh keyakinan, dia pun menancapkan kuku kekuasaannya yang pertama di Old
> Trafford. "Dengar kalian semua, saya tidak peduli kalian siapa, atau
> reputasi kalian. Saya pelatih baru di klub ini dan saya yang berkuasa
> disini," tegas Ferguson seperti dikenang kembali Norman Whiteside, bintang
> muda United saat itu, dalam wawancaranya dengan Sam Wallace dari harian
The
> Independent.
>
> Sehari sebelum datang ke gym itu, Ferguson memang baru saja resmi diangkat
> sebagai pelatih United menggantikan Ron Atkison. Sebuah keberanian yang
luar
> biasa karena United saat itu tengah terpuruk pada posisi ke-19 klasemen
> sementara Divisi I (berubah jadi Premiership mulai musim 1992-1993, Red)
> Liga Inggris. The Red Devils juga mengalami paceklik gelar liga sejak
1967.
>
> Di sisi lain, Fergie-sapaan akrab Ferguson-datang dengan bau harum dari
> Aberdeen. Selama delapan tahun menangani klub Skotlandia itu, total
sembilan
> gelar berhasil dipersembahkan pria kelahiran Glasgow tersebut.
>
> Tapi, Fergie sadar betul dengan beratnya tantangan yang harus dihadapi.
Itu
> sebabnya, ketika kali pertama beraudiensi dengan Dewan Direksi United, dia
> langsung menegaskan kalau dia datang ke Old Trafford bukan untuk sekadar
> mendapatkan gelar.
>
> "Saya datang untuk membangun sebuah tim," tegasnya kala itu seperti
dikenang
> salah satu anggota Dewan Direksi United, Sir Bobby Charlton.
>
> Dan sejak kedatangannya di gym di Selasa pagi itu, dimulailah pekerjaan
> membangun tim itu dengan sendi utama berupa kerja keras dan kedisiplinan.
> Fergie tak butuh nama besar, apalagi pemain flamboyan.
>
> Maka, dari semua anggota tim warisan Atkinson, hanya Bryan Robson dan
> Clayton Blackmore yang bisa bertahan selama lima tahun. Selebihnya
rata-rata
> dibuang Fergie hanya semusim setelah dia berkuasa.
>
> Budaya party dan booze (pesta dan mabuk-mabukan) yang sebelumnya lekat
> dengan para pemain United dikikisnya habis. Hasilnya memang tidak langsung
> terasa. Tapi, memang tak ada jalan yang instan untuk urusan membangun tim.
>
> Fergie baru merasakan gelar pertamanya tiga tahun setengah setelah
mendarat
> di Old Trafford. Itupun hanya berupa trofi Piala FA. Tapi, keberhasilan
itu
> menjadi kendaraan yang mengantarkan Fergie menuju sebuah dekade penuh
> kesuksesan yang bertahan sampai sekarang.
>
> Total, sudah 17 gelar yang berhasil dikumpulkan Fergie selama 20 tahun
> berada di Old Trafford. Sebuah pencapaian luar biasa untuk sebuah klub
yang
> pernah harus menunggu 26 tahun untuk mendapatkan gelar liga pertamanya.
>
> "Kunci kesuksesannya hanya satu, karena dia begitu mencintai sepak bola,"
> kata kolega Fergie yang kini melatih Portsmouth, Harry Redknapp.
>
> Tentu tak hanya bermodal cinta. Determinasi, kedisiplinan, kecerdasan, dan
> juga ketegasan turut berperan besar. Fergie adalah sosok yang tak mau
> kekuasaannya sebagai pelatih ditentang siapa saja, baik manajemen maupun
> pemain.
>
> Jaap Stam, David Beckham, Roy Keane, dan yang terakhir Ruud van Nistelrooy
> adalah contoh mereka yang harus hengkang dari Old Trafford karena mencoba
> melanggar apa yang ditabukan sang pelatih. Di ruang ganti, pelatih yang
> selama di Aberdeen dijuluki Furious Fergie (Fergie si Pemarah) itu bisa
> begitu otoriter. Pemain yang tampil buruk atau tak menjalankan
instruksinya
> bakal disemprot habis di depan semua rekan-rekannya. Dan pemain yang
> bersangkutan sama sekali tak boleh membantah.
>
> Tapi, semua kemarahan Fergie itu selalu disimpan di dalam ruang ganti atau
> ruang pertemuan. Begitu berhadapan dengan publik, ganti dia yang rela mati
> demi membela para pemainnya. Tak peduli seberapa salah si pemain.
> Itu yang membuat para pemainnya selalu merasa dilindungi. "Kami selalu
> merasa dia sebagai bapak yang bisa melindungi kami dari siapa saja," kata
> Paul Scholes, gelandang yang menghabiskan karirnya di United.
>
> Buntutnya, selama 20 tahun di Old Trafford, United menjadi tim yang sangat
> minim didera konflik internal. Harmoni di dalam tim inilah yang menjadi
> salah satu kekuatan terbesar United.
>
> Kekuatan besar lainnya? Determinasi yang tak pernah mati. Gelar sebagai
> pelatih di level klub yang tersukses di sepanjang sejarah Britania Raya
tak
> pernah membuat Fergie puas. "Saya pikir, determinasi Fergie itu yang
membuat
> kami para pemain juga merasa malu jika gagal menang dan gagal merebut
> gelar," tulis David Beckham dalam otobiografinya, My Side.
>
> Hari ini, 20 tahun setelah melangkah ke gym pada Selasa pagi itu, Fergie
> mengaku belum tahu kapan saatnya pensiun. "Saya melihat ambisi itu masih
ada
> di matanya," ujar Pelatih Manchester City Stuart Pearce. (ttg)
> indopos




HAPUS BAGIAN EMAIL YG TIDAK PERLU SEBELUM ME-REPLY.

==========================================================
Milis Tabloid BOLA
Untuk KELUAR DARI MILIS INI. Kirim Mail kosong (tanpa subject) ke alamat [EMAIL 
PROTECTED]
========================================================== 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/bolaml/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke