Andriy Shevchenko akhirnya buka suara. Bomber Chelsea itu menegaskan dirinya
siap angkat koper dari Stamford Bridge Januari mendatang jika manajer Jose
Mourinho memang menginginkan.

"Sebetulnya saya sudah merasa betah bersama Chelsea. Meski baru beberapa
bulan di sini, saya merasa sudah bergabung lama dengan klub ini. Tapi,
sayang, tampaknya permainan saya ternyata tidak cocok dengan keinginan
Mourinho," cetus Shevchenko kepada The Sun.

Belakangan, media Inggris gencar memberitakan bahwa pemain yang akrab disapa
Sheva itu bakal segera dilego pada transfer window Januari mendatang. Sebab,
selama sekitar bergabung dengan The Blues, mantan bintang AC Milan itu belum
berhasil menunjukkan kelasnya sebagai pemain dengan transfer termahal musim
ini.

Sejak diboyong dari Milan Agustus lalu, sampai saat ini pemain yang
ditrasnfer dengan nilai Rp 540 miliar itu hanya bisa mencetak tiga gol di
kancah Premiership yang sebentar lagi memasuki putaran kedua. "Ahir-akhir
ini semua media menulis bahwa saya akan dipinjamkan ke AC Milan. Tapi,
sejauh ini saya masih belum pernah sekalipun di ajang bicara mengenai
masalah ini oleh manajemen. Saya rasa para petinggi klub ini juga belum
memutuskan apapun mengenai status saya," lanjut mantan pemain Dynamo Kiev
itu.

Ditegaskannya, jika dalam waktu dekat ada keputusan dirinya harus hengkang
dari Chelsea, maka saat itu juga dirinya siap untuk mengemasi
barang-barangnya. "Saya adalah orang yang selalu percaya diri. Jika saya
dianggap tidak memuaskan seseorang dan harus kembali ke Italia, maka akan
saya buktikan bahwa saya masih bisa berbuat sesuatu. Saya merasa belum
"habis" menjadi seorang pemain. Semua orang telah tahu siapa saya dan apa
yang telah saya torehkan," beber peman kelahiran 29 September 1976 itu.

Sheva mengaku bahwa dirinya sudah begitu dekat dengan big boss The Blues,
Roman Abramovich. Menurutnya, juragan minyak asal Rusia itu saat ini masih
terus memberikan dukungan kepadanya. Sheva yakin, jika nanti benar dirinya
tidak lagi dibutuhkan oleh tim, maka opsi yang bakal diberlakukan kepadanya
adalah dipinjamkan ke klub lain, bukan dijual.

"Jika benar saya harus meninggalkan London, saya akan minta maaf kepada
semuanya. Terutama, dengan keluarga saya yang baru saja memulai kehidupan
baru di sini," papar striker yang telah mencetak 31 gol dalam 69
pertandingan bersama Timnas Ukraina itu. (ali)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke