Bukan Jose Mourinho bila tidak bisa membuat kuping rival beratnya panas.
Yang terakhir, pelatih Chelsea itu menuding Arsenal telah berkonspirasi
dengan Manchester United untuk menjegal timnya dari persaingan untuk merebut
gelar Premier League musim ini.

Mereka dinilai melakukan segala cara agar The Gunners tidak kalah di
Stamford Bridge pekan lalu. Hasilnya, Arsenal berhasil menahan imbang The
Blues 1-1. Padahal, tim besutan Arsene Wenger itu punya tradisi sulit menang
beberapa musim terakhir di kandang Chelsea.

"Kami bakal menemui masalah jika merespons semua ocehan Mourinho. Saya tidak
akan pernah membiarkan pemain dan diri saya sendiri terperangkap dengan
situasi itu," beber Alex Ferguson, pelatih Manchester United, kepada
Reuters.

Tudingan Mourinho itu dianggap sebagai bentuk kepanikan dengan kondisi
Chelsea saat ini. Sebab, saat meraih gelar juara Premier League dalam dua
musim terakhir, The Blues selalu leading dari awal kompetisi. Bahkan musim
lalu, hingga matchday ke-16, Chelsea sudah memimpin di puncak klasemen
dengan selisih 16 poin dari runner up. Sementara musim ini, The Blues
tertinggal delapan poin dari Setan Merah.

Ketika membawa FC Porto menjadi jawara Liga Portugal di musim 2002/2003,
poin pasukan Mourinho itu tak terkejar setelah partai ke-10. Jadi, dalam
sejarah membawa tim besutannya ke tangga juara, Mourinho belum pernah
mendapat tekanan seperti yang dia rasakan seperti musim ini.

Ini sinyal Chelsea bakal kehilangan gelar? Masih terlalu jauh menebaknya.
Namun, dengan perolehan poin saat ini, tugas Mourinho bakal semakin berat.
"Tapi, perjalanan kompetisi masih panjang. Peluang untuk mencetak hat-trick
juara masih sangat terbuka," kata Mourinho menghibur diri. (ali) indopos


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke