*
*
PARIS - Pemilihan presiden baru UEFA masih akan dihelat 26 Januari nanti.
Michel Platini sebagai salah satu kandidat yang maju dalam pencalonan,
belum-belum sudah menawarkan program yang melukai tiga raksasa Eropa
tersebut. Legenda sepak bola Prancis ini tetap menelurkan agenda pembatasan
untuk wakil Inggris, Italia, dan Spanyol di Liga Champions, dalam salah satu
poin kampanye pencalonannya nanti.

Platini yang akan bersaing dengan presiden UEFA sekarang, Lennart Johansson,
menilai kalau kehadiran klub raksasa dari tiga negara tersebut telah
mendominasi pentas Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan,
untuk tahun ini empat klub Inggris berhasil menjadi jawara di babak utama.

Selain itu, dari empat wakil tiga negara tadi, hanya satu klub yang
menjalani babak kualifikasi putaran ketiga. Ini memperbesar peluang tiga
negara tersebut untuk menempatkan empat wakilnya di babak utama."Saya akan
membuat ketetapan dimana dari masing-masing negara hanya diwakili tiga
klub,"kata Platini kepada Reuters.

Nah, bisa dipastikan, pernyataan Platini itu membuat gerah pengurus klub
raksasa dari tiga negara tersebut. Bahkan, 18 klub dari tiga negara tadi,
termasuk Barcelona, AC Milan, Chelsea, Bayern Munchen, dan Olympique Lyon,
sepakat untuk mendukung Johansson dalam bursa pemilihan nanti.

Namun, Platini tak gentar dengan ancaman tersebut. Dia yakin gagasannya itu
akan sangat berguna untuk mendukung kemajuan sepak bola Eropa. "Mari
menengok ke belakang di mana olahraga ini menghadapi ancaman rasis,
xenophobia, kesulitan keuangan, agen nakal, doping dan judi ilegal,"tukas
Platini.

Sementara itu, klub divisi utama Rumania, Dinamo Bucharest saat ini tengah
mencari alternatif stadion baru di luar negeri, untuk menjamu lawan-lawannya
di Liga Champions. Dinamo dipastikan lolos ke pentas Liga Champions karena
saat ini mereka telah mengoleksi 52 poin, unggul 13 poin dari pesaing
dekatnya, Steaua Bucharest.

"Dinamo punya kesempatan besar memenangkan gelar. Kami harus berpikir dimana
kami harus tampul di Liga Champions, karena stadion kami tak layak," kata
Cristian Borcea, Presiden Eksekutif Dinamo. Borcea mengakui, kalau wakil
presiden yang juga mantan bintang Rumania, Florin Raducioiu telah
menghubungi klub-klub di daratan Italia dan Spanyol. "Di Italia ada 700 ribu
komunitas Rumania, di Spanyol lebih bari satu juta. Dinamo mungkin akan
bermain di dua negara tadi,"jelas Borcea.(bas)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke