*Rekor, Rekor, Rekor * Barcelona melakukan kesalahan fatal tiga tahun silam. Yakni, dengan membiarkan mutiara muda mereka, Francesc Fabregas, terbang ke Inggris guna bergabung dengan Arsena. Di bawah polesan tangan dingin Arsene Wenger, remaja asal Catalunya itu berhasil disulap menjadi salah satu gelandang terbaik, tak hanya di Inggris, tapi juga Eropa.
Meski baru berusia 19 tahun, penerima gelar Adidas Golden Shoe (top scorer) dan Adidas Golden Ball (pemain terbaik) pada Piala Dunia U-17 2003 itu telah mencapai apa yang belum diraih pemain seusianya. Fabregas memulai debut bersama The Gunners saat menjamu Rotheram United di ajang Carling Cup pada 23 Oktober 2003. Saat itu usianya baru 16 tahun 177 hari. Dia mengukuhkan dirinya sebagai first-team player (pemain inti) termuda dalam sejarah The Gunners. Beberapa pekan berikutnya, dia kembali mengukuhkan rekor sebagai pencetak gol termuda. Yakni, saat berhasil mencetak satu gol ketika The Gunners mencukur Wolverhampton Wanderers 5-1 pada lanjutan Carling Cup. Menginjak musim 2004-2005, Fabregas mulai berkesempatan tampil di Premiership. Dia langsung mendapat kepercayaan tampil pada empat laga beruntun. Masing-masing menghadapi Everton, Middlesbrough, Blackburn Rovers, dan Norwich City. Gol perdananya di Premiership dia cetak saat The Gunners mencukur Blackburn 3-0. Beberapa pekan berikutnya, Fabregas membuat sensasi dengan ikut mencetak gol bagi The Gunners di ajang Liga Champions. Dia mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol termuda kedua dalam sejarah Liga Champions. Karirnya makin bersinar ketika memasuki musim 2005-2006. Apalagi, menyusul kepergian gelandang sekaligus kapten Patrick Vieira, Fabregas langsung diplot menggantikan posisi pemain asal Prancis itu. Total, dia mengantongi total 50 penampilan sebagai starter di sepanjang musim 2005-2006. Tahun 2006 bisa dibilang menjadi puncak dari kegemilangan prestasinya. Dia berhasil mengantarkan The Gunners menembus partai puncak Liga Champions. Sepak terjangnya pada kompetisi antarklub bergengsi di benua Eropa itu langsung menjadi garansi baginya untuk mengenakan kostum Timnas Spanyol. Tak tanggung-tanggung, tempat di line up inti langsung didapatnya. Debutnya bersama El Matador dicatat 1 Maret 2006. Dia menorehkan rekor sebagai pemain termuda yang mendapat kesempatan tampil membela El Matador dalam kurun waktu 80 tahun terakhir. Kini, lima bulan menjelang ulang tahunnya ke-20, Fabregas sudah mengantongi 14 caps. Tak ingin aset berharganya itu digaet klub lain, The Gunners memagarinya dengan perpanjangan kontrak selama delapan tahun. Berarti, Fabregas baru berstatus free agent ketika berusia 27 tahun kelak.* Cesc Fabregas indopos [Non-text portions of this message have been removed]
