[h] sepertinya PSSI tidak bisa melihat apa sebenarnya yang menjadi pokok permasalahan bobroknya sepakbola nasional, program "karantina" jangka panjang lagi2 menjadi pilihan, dan program titipan menjadi sekedar program "mercu suar"...
Kita punya kompetisi besar, bahkan akan menjadi salah satu yg terbesar di dunia, 34 tim dalam satu divisi, seharusnya kompetisi akbar itu bisa menjadi penelur timnas yang berkualitas, karena pada dasarnya negara kita bukanlah negara tanpa bakat dan kemampuan sepakbola, justru kita diberkati oleh skill dan anugrah yang luar biasa untuk sepakbola. Sayangnya, pembinaan yang terkesan asal-asalan, mental begitu mengkhawatirkan, dan terutama pengorganisasian yang sangat tidak mapan, menghapus semua bakat dan anugrah tadi, dan itu justru disikapi oleh kebijakan pengurus yang terkesan tidak peduli, terkesan mengada-ngada, berdasarkan kepanikan, tidak berfikir panjang, bahkan justru sempat berniat untuk mengkhianati nasionalisme... Tidak banyak harapan yang bisa disematkan kepada program2 tersebut, selain berdoa bahwa suatu saat ada keajaiban yang membuat pemikiran makhluk-makhluk di PSSI tersebut ditobatkan, dan kembali dari jalan yang sesat... Walau bagaimanapun, dukungan terhadap timnas Indonesia tidaklah surut, gw akan menjadi satu dari puluhan ribu manusia yang datang langsung ke stadion memberikan tambahan aura dan tiupan semangat untuk moral para pahlawan bangsa, tidak berbaju orange atau biru atau lainnya... tapi merah putih, itu warna gw... ..::[heye]::.. On 1/5/07, rafael omar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > sekali-sekali ngutip berita dari Poskota, jadi gak > cuma baca Nah Ini Dia.... > > ------------------------------------------ > KOSTUM TIMNAS KEMBALI KE KHITTAH > Kamis 4 Januari 2007, Jam: 20:22:00 > JAKARTA (Pos Kota) - Persatuan Sepakbola Seluruh > Indonesia (PSSI) mengembalikan kostum Tim Nasional > Indonesia ke warna semula yakni, merah putih untuk > pertandingan kandang dan hijau putih untuk laga > tandang. > > Perubahan warna kostum tim tersebut baru dilaksanakan > mulai pergelaran Piala Asia 2007, Juli mendatang. > > Saat ini, Timnas Indonesia masih menggunakan kostum > merah merah untuk pertandingan kandang (home) dan > Putih Putih untuk laga tandang (away). > > "Kita akan mengembalikan warna kostum Timnas Indonesia > ke warna khittahnya, yakni Merah Putih dan Hijau > Putih," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes kepada > wartawan di Senayan, Kamis (4/1) siang. > > Dijelaskan Nugraha, hingga saat ini warna kostum > Timnas Indonesia yang terdaftar di FIFA masih Merah > Putih dan Hijau Putih. > > "Saya tidak tahu bagaimana tiba-tiba warna seragam > berubah seperti warna yang dipakai tim saat ini, yakni > Merah Merah dan Putih Putih," jelas Nugraha Besoes. > > Untuk mengembalikan identitas Timnas Indonesia itu, > mulai Piala Asia 2007, Bambang Pamungkas dan > kawan-kawan akan mengenakan seragam hijau putih di > pertandingan away-nya. > > Sedangkan pertandingan kandang atau home, mengenakan > seragam merah putih sesuai dengan warna bendera > Indonesia. > > Alasan mengembalikan warna identitas tim nasional > sebagai warna seragam Timnas Indonesia, kata Nugraha, > sesuai warna dasar logo PSSI. > > "Warna dasar logo PSSI itu hijau, makanya dipilih > warna hijau untuk seragam away," kata Nugraha. Warna > tersebut digunakan timnas pada saat mereka tampil di > Olimpiade Melbourne 1956. > > Pada kesempatan yang sama, Nugraha memaparkan program > pembinaan pemain muda yang telah diprogramkan PSSI. > Mulai 2007 ini, PSSI merekrut pemain-pemain muda > berusia 15 tahun untuk mengikuti pelatihan jangka > panjang di kawasan Parung, Bogor. > > Jika di antara mereka ada dinilai berbakat, PSSI > mengirimnya ke Eropa untuk dititipkan di klub-klub > besar. > > Program pembinaan ini merupakan amanah Rapat Paripurna > Nasional PSSI di Batu, Jawa Timur, beberapa waktu > lalu. > > Program pembinaan pemain muda itu merupakan bagian > dari youth development, kerja sama PSSI, FIFA, swasta, > dan pemerintah. Kontribusi swasta dalam program itu, > menyediakan lahan seluas 13 hektar di kawasan Sawangan > untuk dibangunkan sekolah sepakbola. > > Sedangkan dana pembangunannya disediakan FIFA sebesar > 400.000 dolar AS. Lahan tersebut milik Nirwan Dermawan > Bakrie, yang penguasaan untuk sekolah sepakbola selama > 40 tahun. > ------------------------------- > > baru tau gue jersey away Indonesia, hijau putih. ada > yang pernah lihat Indonesia main pake warna hijau?? > > Nugraha Besus bilang warna hijau udah terdaftar di > FIFA. tapi gue cek di link bawah ini cuma merah putih > > http://www.fifa.com/en/organisation/confederations/associationdetails/0,1483,IDN,00.html?countrycode=IDN > > hijau katanya warna dasar logo PSSI, selama ini > rasanya di jersey PSSI cuma ada lambang Garuda, bukan > lambang PSSI, bener gak?? kalo kita lihat jersey > timnas di dunia cuma ada logo FA masing2, cuma PSSI yg > pake lambang negara (garuda). gak setuju gue pake > warna hijau. udah bener merah (home) dan putih (away). > warna nasional napa...putih-nya juga kudu tetep nuansa > merah (misalnya kayak strip2 model roda/ban timnas > denmark). > > satu lagi tuh, program pembinaan pemain muda masih mau > pake model pelatnas jangka panjang, terus yang bagus > dititipin klub2 eropa. masih mau mengulangi kegagalan > proyek primavera kayaknya. kenapa nggak klub2 liga sih > yang digenjot bikin akademi dan bikin kompetisi yang > lebih teratur??? > > -omar- > > "England's most decorated club picks up another trophy" Martin Tyler, FA > Cup Final, 13 May 2006 > [Non-text portions of this message have been removed]
