--- In [email protected], heye <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > [h] > sepertinya PSSI tidak bisa melihat apa sebenarnya yang menjadi pokok > permasalahan bobroknya sepakbola nasional, > program "karantina" jangka panjang lagi2 menjadi pilihan, > dan program titipan menjadi sekedar program "mercu suar"... > > Kita punya kompetisi besar, bahkan akan menjadi salah satu yg terbesar di > dunia, 34 tim dalam satu divisi, > seharusnya kompetisi akbar itu bisa menjadi penelur timnas yang berkualitas, > karena pada dasarnya negara kita bukanlah negara tanpa bakat dan kemampuan > sepakbola, justru kita diberkati oleh skill dan anugrah yang luar biasa > untuk sepakbola.
=========================== PSSI memang jadi pihak yang paling pertama harus disalahkan,,, Karena dia pemegang wewenang dan kekuasaan Sepakbola Nasional... Harusnya dengan kekuasaan dan wewenangnya dia bisa melakukan apapun yang diinginkan.. tapi gw liat sering kali kalo PSSI bikin keputusan yang gak populer untuk satu-dua, tiga pihak... biasanya langsung ngeper dan gak ada KETEGASAN... dan ujung2nya RAPAT, RAPAT, RAPAT, dan keputusan lagi2 berubah.. Yah contohnya dari kasusu FORMAT LIGA, JUMLAH TIM PESERTA, etc.. pasti berubah setiap tahun... gimana mo ngebangun kalo baru jadi fondasinya udah dirubuhin lagi... Setiap peraturan/RULE entah itu Populer atau gak populer pasti akan merugikan beberapa pihak.. tapi kalo itu bisa membuat sepakbola indonesia maju.. kenapa nggak?? gw mendukung prinsip SELEKSI ALAM di Kompetisi INdonesia.. yang gak mampu mengarah ke PRO mending bubarin aja.... daripada ikut liga cuma bikin kisruh aja... > Sayangnya, > pembinaan yang terkesan asal-asalan, mental begitu mengkhawatirkan, dan > terutama pengorganisasian yang sangat tidak mapan, menghapus semua bakat dan > anugrah tadi, > dan itu justru disikapi oleh kebijakan pengurus yang terkesan tidak peduli, > terkesan mengada-ngada, berdasarkan kepanikan, tidak berfikir panjang, > bahkan justru sempat berniat untuk mengkhianati nasionalisme... > > Tidak banyak harapan yang bisa disematkan kepada program2 tersebut, > selain berdoa bahwa suatu saat ada keajaiban yang membuat pemikiran > makhluk-makhluk di PSSI tersebut ditobatkan, dan kembali dari jalan yang > sesat... ====================================== GW juga sangat yakin, bakat-bakat sepakbola indonesia gak terlalu jauh dari bakat2 yang dimiliki BRAZIL.. kita punya sejarah dipersepakbolaan dunia.. itu bisa jadi bukti.. Yakin.. yakin dech... Dan Kompetisi memang jadi satu2nya jalan untuk menempa mental2 pesepakbola indonesia, yang merupakan titik lemah kita.. Merahkan senayan............
