Sepertinya sudah cukup jelas keterangan bro frely di bawah, thanks bro. Kebanyakan koneksi internet ke rumah-rumah di Jepun pakai teknologi fiber optical, yang sejauh gw tahu belum ada di Indonesia (cmiiw). Fiber optical offers high-speed Internet connections. It provides a more flexible and stress-free communications environment with its 100 Mbps super-high-speed maximum and high-volume communications capabilities. Dan keuntungan lainnya, biasanya koneksi fiber optic juga memberikan penawaran paket digital TV dan Komunikasi (VOIP). Runutan koneksi internet dari PC gw, alur sederhananya begini: PC --> Network Fiber --> ISP --> Internet. Dari katalog provider fiber optic gw, network fiber-nya sendiri bisa mengakomodasi up to 1 Gbps, sementara dari subscriber (rumah-user) both upstream and downstream data rates are up to 100 Mbps. Perlu digaris bawahi, angka 100 Mbps ini adalah kecepatan maksimum koneksi PC ke Network Fiber lho, bukan ke ISP sebagai provider dari internet. Itulah mengapa gw bisa nonton skyperfect tv (digital tv) lewat koneksi fiber gw, karena provider digital tv menggunakan network fiber ini. Sejauh pengalaman gw nge-download file dari internet, rekor tertinggi yang pernah gw capai hanya sekitar 2000 KB/s (Byte, pake B bukan b).
Salam hangat dari Jepang yang sudah mulai "hangat", efek global warming nih, biasanya Februari adalah bulan terdingin disini... ==Io Sono Interista== ----- Original Message ----- From: frely To: Don Rudy Sent: Friday, February 16, 2007 10:27 AM Subject: Re[2]: [BolaML] Re: OOT: Adakah yang memiliki Anime MAISON IKKOKU??? DR> KB = Kilo Byte DR> Kb = Kilo bit DR> 1 Byte = 8 Bit DR> 1 MByte = 1024 KByte DR> Saya hanya salut(bukannya tidak percaya) sama koneksi internetnya bung ulul DR> yang mencapai 100 MB/s, berarti 800 Mbps... biasanya data transfer itu diukur dengan bit bukan byte. soalnya dari awal byte emang dikhususkan untuk storage measurement. byte pun gak mesti sama dengan 8 bit tapi bervariasi antara 7-12 bits. awalnya 1 byte malah didefinisikan sama dengan 4 bit. bit dikhususkannya untuk data transfer, gak cuma buat ngukur data transfer di internet aja tapi juga audio, video. mp3 biasanya bitratenya 128 Kbps, kalo mo dijadiin ringtone tinggal diturunin jadi 16 ato 32 Kbps. DVD bitratenya ampe 5 Mbps sementara HDTV ampe 15 Mbps. pas Om Ulul bilang 100 Mbps, bisa dipastiin itu 100 mega bit per second bukan mega byte. gak ada company yang jualan bandwidth dengan gunain byte sebagai ukurannya. DR> Yang jadi pertanyaan saya adalah di Indonesia ini Bandwidth 100 Mbps saja DR> mahalnya minta ampun. DR> Tapi, kalau anda bicara company...saya tidak salut lagi, saya kira bandwidth DR> bung ulul yang gede itu dia pake sendiri. Kalau bandwidth yang yang dibilang om Ulul kan maksimal 100 mbps. artinya cirnya maksimal segitu, tergantung banyak yang pake pa gak. gak mungkinlah dikasih koneksi dedicated 100 mbps per user. emangnya rumahnya om ulul data center apa... di indonesia bisa dapet koneksi 100 mbps murah tuh. tapi buat ke iix aja, gak internasional. kan lumayan buat yang cuma butuh maen game online aja. :D di indonesia susah harapin tarif mo turun. wong direktur telkom aja disuruh mundur ma anak buahnya karena mo nekan biaya koneksi internet. kalo bisa dimahalin mah ngapain mesti dimurahin... _frely_ . [Non-text portions of this message have been removed]
