On 3/28/07, tukang_sapu_curva_sud <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dreaming : > > "Serangan balik cukup cepat dari sayap kanan...bola diumpan kepada Atep... > Atep melewati...satu..dua..tiga...empat...pemain Lebanon...saudara2... > Masuk ke kotak penalti....priittttt..... > Apa yg terjadi saudara2...ternyata...bolanya kempes kena paku...." > > *kaburrrr* > -- > Datang paling awal pulang paling akhir > Proud to be tukang sapu... > >
Ink, mimpi lo basah tuh...kekekkekk Kenapa menang dari Lebanon di kandang sendiri itu mimpi? Tanya kenapa? kenapa ink? Kemarin ada berita klo mereka ngambek tidak mau latihan gara2 pas mereka dateng pkl. 18.00 (jadwal mereka latihan) lapangan masih dipake Tim Nasional kita, mereka diminta menunggu 30 menit lagi dan ga mau... Kok bisa terjadi hal yang seperti ini? seperti aksi boikot aja, mereka rencana mau melaporkan kejadian ini ke AFC. Sanksi lagi deh...kita tunggu. Plus, kemarin pihak AFC dateng untuk melihat stadion...menurut mereka ga layak? tapi kok bisa meyelenggarakan pertandingan? gimana to? 2-1 untuk kemenangan Indonesia, saya yakin Boaz bisa menghidupkan permainan Indonesia. -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! Secara teknik Sepakbola Italia berada di level yang sama dengan Brazil, Jerman dan Argentina. Tapi, secara taktik...kami memiliki sesuatu yang lebih >> Carlo Ancelotti. [Non-text portions of this message have been removed]
