Luar biasa sekali Canas ini...

Klo di Sepakbola ada Maradona, di MotoGP ada Valentino Rossi, di F1 ada
Schumi...di Tenis sepertinya Federer bakal jadi legenda.

Rabu, 28/03/2007 12:08 WIB
Canas Tak Tahu Cara Kalahkan Federer
Andi Abdullah Sururi - detikSport

(AFP/Matthew Stockman)
Miami - Menang satu kali atas seorang Roger Federer boleh saja
dikait-katikan dengan nasib baik atau keberuntungan. Tapi bisa menang dua
kali berturut-turut pasti bukan kebetulan semata.

Guillermo Canas semestinya istimewa karena mampu mempecundangi Federer dua
kali berturut-turut dalam selang waktu dua minggu.

Pada 12 Maret lalu ia mengungguli petenis nomor satu dunia itu di babak
kedua turnamen Pacific Life Open di Indian Wells. Ketika itu Canas
menghentikan rekor tak terkalahkan Federer dalam 41 pertandingan.

Dinihari tadi, Rabu (28/3/2007), Canas melakukan hal serupa di Miami. Di
putaran keempat Sony Ericsson Open, pemain peringkat 55 dunia itu memaksa
Federer bertarung dua jam 38 menit di lapangan sebelum akhirnya menyerah 7-6
2-6 7-6.

Canas, yang sempat menjalani skorsing 15 bulan karena kasus doping, menjadi
pemain kelima yang dua kali beruntun mampu mengalahkan Federer, yang musim
lalu hanya kalah dua kali -- semuanya di lapangan hard court.

Apa rahasia Canas sehingga Federer, yang nyaris tak terkalahkan sejak 2004
--mengantongi rekor bertanding 261-16 dan meraih 35 titel juara di 51
turnamen --bisa dibuatnya tak berkutik?

"Saya tidak tahu apa kunci buat mengalahkan dia," jawab pria Argentina
berusia 29 tahun itu. "Saya hanya berjuang untuk merebut setiap poin.
Mungkin itulah yang membuat saya bisa mengalahkan dia."

Ia menambahkan, tetap saja ada faktor keberuntungan dalam pencapaian
prestasi tersebut. Canas mengaku sedang bermain sangat baik pada dua
pertandingan tersebut.

"Saya tidak tahu apa yang saya lakukan. Saya hanya tahu bahwa saya bermain
sangat baik," tukasnya. "Ini seperti mimpi. Dua kali berturut-turut dalam
dua minggu menaklukkan pemain nomor satu, rasanya sungguh luar biasa."
(a2s/mel)

-- 
Cavaliere
AC Milan atau tidak sama sekal!
Secara teknik Sepakbola Italia berada di level yang sama dengan Brazil,
Jerman dan Argentina. Tapi, secara taktik...kami memiliki sesuatu yang lebih
>> Carlo Ancelotti.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke