http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0705/04/or/3500545.htm


 Jumat, 04 Mei 2007

Gattuso Jelmaan Claudio Gentile

Kaka, Seedorf, dan Gilardino adalah pahlawan kemenangan AC Milan.
Lewat masing-masing satu gol dari ketiga pemain tersebut, Milan melaju
dengan kemenangan atas MU 3-0 di semifinal kedua di Stadion San Siro,
Rabu (2/5). Secara keseluruhan Milan unggul agregat gol 5-3. Langkah
Milan ke final tidak lepas dari penampilan gemilang gelandang Gennaro
Gattuso. Aksi-aksi tackling atau mungkin juga sedikit provokatif yang
dilakoni Gattuso banyak membantu kinerja Milan malam itu di hadapan
sekitar 45.000 penonton.

Sebagai gelandang bertahan, Gattuso tidak saja bertugas menghadang
serangan pertama lawan sejak dari lini tengah, tetapi praktis
memainkan tugas gandanya dengan sangat baiknya. Itu yang memuluskan
Kaka, Seedorf, dan Gilardino untuk menjebol gawang.

Tugas kedua Gattuso adalah mematikan Cristiano Ronaldo, jika perlu
pada kesempatan pertama pemain asal Portugal itu menguasai bola.
Gattuso, kelahiran 9 Januari 1978, bagaikan jelmaan seniornya di tim
"Azzurri" Italia pada Piala Dunia 1982 di Spanyol, Claudio Gentile.

Sepak terjang Gentile, atas instruksi Pelatih Enzo Bearzot untuk
mematikan Diego Maradona saat jumpa Argentina, membawa Italia akhirnya
berjaya, melaju ke final dan juara.

Gattuso memang bukan seorang goalgetter, tetapi perannya tidak kalah
besar dalam mengangkat tim. Carlo Ancelotti pun tahu bagaimana
mengoptimalkan kemampuannya itu. (YES)

Kirim email ke