Daud Jordan asal Ketapang Kalbar. Klo Rambing, Arthur ama Sony, asli Semarang. Mereka digembleng langsung ama Bapaknya, Sutan Rambing. Juga Chris John, dll. Waktu masih di Semarang, kadang melihat mereka latihan fisik lari di siang bolong, klo ga salah bareng2 Chris John ama adiknya pulak (sapa tuh namanya), di Jl, dr, Cipto Smg (klo ga salah).
Halah. Jadi pengin mudik nih. :P --- In [email protected], <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Yg gw tau, waktu dulu gw begitu mengikuti berita pertinjuan nasional, Daud Jordan adalah salah satu bakat bagus yg dimiliki Indonesia yg lumayan mengkilat penampilannya. Dia punya banyak modal bagus untuk bertinju seperti teknis bagus, struktur fisik menunjang, dll, dan kemudian dia menorehkan lumayan banyak berita bagus dari pertandingan yg diikutinya walaupun tidak ada yg sangat menonjol seperti Pino Bahari yg juara Asian Games. > > Daud ada satu dari bakat-bakat lain seperti Rahman Kili-Kili (kalo gak salah alm. ya, CMIIW), Alfaridzi (Alm.), Bara Gomies, Rambing bersaudara (yg satu petinju salon sehingga takut mukanya yg ganteng rusak dipukul sehingga walau berteknik 2 jempol tapi penakut, yg satunya lg lumayan bagus teknik dan mentalnya tapi lemah di fisik, yg satu Arthur Rambing yg satunya ... Rambing), Bahari bersaudara (keluarga ini sudah kita ketahui isinya), Hendrik Simangunsong (sempat menguasai Asia Tenggara (minimal) dan lumayan ditakuti, Albert Papilaya (Polisi satu ini lama malang melintang sebagai petinju papan atas, paling tidak di ASEAN), dll. > > Gw mulai ninggalin berita pertinjuan Indonesia (termasuk mungkin dunia) setelah gw ngeliat dengan mata melek bahwa hasil-hasil tinju sudah sangat diatur mafia. Utamanya gw muak melihat hasil beberapa pertandingan yg janggal ketika gw nonton tinju di Indosiar. Sepertinya mafia pun sudah sangat subur di pertinjuan negara medioker di tinju seperti Indonesia. Pantas nggak maju-maju. Chris John maju? Tentu, dia kan memang atlit yg komit, setelah dia mantap di wushu, dia juga bagus di tinju, bahkan setelah juara di tinju pun dia nggak lupa dengan wushu-nya. Salut, asal tidak jatuh ke tangan yg salah aja ... > > Jadi kalo skr Daud Jordan muncul lagi tapi sebagai petinju pro, nggak heran. Info di atas hanya info seingatnya, harap maklum kalo banyak yg lupa. Yg jelas gw lupa dia dulu bela daerah mana waktu PON, entah Kaltim, Lampung, Jawa Tengah, entah ... > > > Delfiar > > ----- Original Message ----- > From: Pennant for The Three Lions > To: [email protected] > Sent: Thursday, September 27, 2007 2:31 PM > Subject: [BolaML] Daud "Cino" Jordan > > > Baru 20 th. > Juara kelas bulu (57.1 kg) WBO Asia Pacific Youth > Rekor 16-0 (12 KO). > Ini calon juara dunia baru. > Tunggu aja. > > Ntar malem (27/9/2007) nonton di Indosiar jam 23.00 WIB > Daud Jordan vs Kiatsakthance (Thailand) > > Kelas bulu (57.1 kg) WBO Asia Pacific Youth. > > Ini sekelas ama Chris John ya ? > > Ada yg tahu profil lengkapnya ? > > *seru ! > > . > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
