indah larasati wrote: > > gw ga peduli mo sapa yang jadi pemaen terbaek dunianya bung! gw nonton > bola hanya untuk mendapatkan hiburan berkualitas! >
[rudy] Nah, anda sudah tahu poinnya, kualitas. Apakah anda meragukan kualitas liga yang melahirkan pemain-pemain terbaik dunia? Yang tidak ada pemain-pemain terbaik dunianya baru bisa dipertanyakan kualitasnya. Atau ada yang merasa lebih ngerti tentang bola daripada pelatih-pelatih Tim Nasional seluruh anggota FIFA? kalau ada...saya bisa tebak, itu pasti wartawan dari Inggris, xixixixixi [/rudy] > > > yg gw peduliin adalah kenapa yang menyandang "pemaen ter..." itu > selalu dari 2 klub: seri A dan la liga doang? itu kan sebuah > "kebetulan" yg gak kebetulan banget?! mestinya di sinyalir tuh "ada > apa dengan para pemilih itu?" > > memangnya liga2 di benua amerika ga dianggep? liga di eropa juga bukan > cuma seri A dan la liga doang kan? gw ga belain liga ini or itu, kalo > pun gw nonton liga mana, gw ga perlu laporan ke Anda toh? :- > [rudy] Karena memang kenyataannya Pemain-pemain terbaik dunia mainnya di 5 klub tersebut, yang lain masih belum bisa diakui oleh para pelatih tim nasional seluruh anggota FIFA. Ingat loh, Pemain Terbaik Dunia, bukan terbaik dari HONGKONG yang semalem gagal nendang penalty, xixixixi Ciao [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal!
