On Fri, Jul 18, 2008 at 3:57 PM, Daniel Vero <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Biasanya pemain ngucapin kalimat-kalimat klise setelah join ke klub > barunya. Contohnya gini,"klub ini klub favorit gue sejak gue masih > kecil" atau "gue selalu nonton klub ini di tv setiap kali main", atau > "akhirnya mimpi gue jadi kenyataan". [rudy] Ah tidak juga, Zidane ketika datang ke Madrid dengan jujur mengatakan kalau klub idolanya di masa kecil adalah Juventus. Dia bilang berbohong kalau dia suka Madrid sejak kecil, menurut dia sebagai orang Prancis dan tumbuh besar dengan melihat kejayaan Platini di Juventus, anak2 Perancis ketika itu banyak yang mendukung Juventus. [/rudy] > > > Tiap pemain top punya humas. Merekalah yang ngatur si A harus ngomong > gimana pada saat-saat tertentu. Apalagi baru gabung klub baru. Udah > pasti si pemain harus "berpura-pura" memuja klub barunya. Entengnya > buat cari perhatian ama fans klub itu. > > Lepas dari itu, Milan cuma bersaing ma Manchester City. Ampuuuun dah. > Ke mana klub-klub top lainnya? Mungkin mereka mikir Dinho dah jadi > "sampah" atau "buangan". Atau jangan-jangan Milan emang dah selevel ma > City? > > > -daniel- > > [rudy] AC Milan adalah klub terbaik di level internasional dengan rekor 18 trofi, bermain di Piala UEFA dalam 1 musim tidak akan berarti apa-apa. AC Milan (18) > Real Madrid (15) Ciao [/rudy] -- Cavaliere AC Milan atau tidak sama sekal! [Non-text portions of this message have been removed]
