gak hbs pikir, knp pertahanan MU ky geto? apa krn keasikan nyerang terus? 

serangan terlihat lebih efektif Pool, meski permainan ada di tangan MU sih 
[babak I terutama]. after tercipta gol ke-2 Pool makin PD meski Gerrard gw liat 
sering jg ngelakuin kesalahan: kehilangan bola, salah umpan. tapi over all 
anak2 Pool mentalnya bener2 terjaga kuat. bisa terasa sampe ke cafe tempat gw 
nonton. padahal posisi tadinya uda 1-0 buat MU. 

seperti yg gw bilang ke bro Omar maren: skor 4-1 sangat tak terduga oleh 
siapapun! sekalipun itu pakar sepakbola atau ada petaruh edan dr mana yg brani 
pasang skor sgitu saat MU maen di kandang? 
gw yg gak ngerti apa2 ttg bola aja yg brani nebak 3-1 [based on feeling ajah... 
meski byk salahnya :) ] 

gw berharap apa yg dibilang Bram jadi kenyataan: Moga2 aja MU shock sama 
kekalahan ini. Soalnya sisa lawan2 MU relatif enteng, smntr Pool msh lebih 
berat. --> amen. 


,,(o_o),,
nguuuuiiiikkkk... 




________________________________
From: Ari Muladi <[email protected]>


Pertandingan Sabtu lalu memang seru, sebenarnya seimbang dari penguasaan
bola hanya Pool benar2 bisa mengekploitasi kesalahan pemain belakang
Manchester United.

Manchester United jauh lebih konsisten dibanding Pool, kemenangan Rafa
terhadap SAF kemarin hanya menghentikan konsistensi Manchester United
sementara. Bila Manchester United kembali ke khittah nya kembali konsisten
lagi maka Chelsea dan Pool harus melupakan harapannya. Benarkah Manchester
United bisa kembali konsisten? Ini yang jadi pertanyaan fans ABU maupun fans
Manchester United sendiri. Kalau pendapat Wenger, MU sedang dalam kelelahan
yang sangat, dari ikut FA, kemudian UCL dan Sabtu kemarin ketemu Pool.
Sementara Pool sudah tidak perlu ikut FA Cup, kemudian pertandingan UCL nya
pun Pool lebih dulu sehari dibanding MU, maka Pool bisa lebih fresh karena
lebih banyak waktu istirahat memulihkan tenaga.
Kalau lihat pertandingan Sabtu kemarin ternyata Manchester United bukannya
tidak punya lubang-lubang kelemahan. Harapan Rafa adalah mental MU terpuruk
seperti Arsenal musim lalu dan team-team lain dapat memanfaatkan lubang
lubang kelemahan MU yang sudah ditunjukkan oleh Pool. Bisakah mereka
memanfaatkan itu atau maukah memanfaatkan itu karena alumni-alumni
Manchester United sekarang banyak tersebar di team-team lain baik sebagai
pelatih maupun pemain dan sengaja atau tidak kelihatan sering underform bila
melawan Manchester United.
Ari Chelski

[Non-text portions of this message have been removed]


   


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke