--- El mar 7-abr-09, Bing Gimtaro <[email protected]> escribió:
menurut national geographic yang pernah aku tonton. guna menyiasati oksigen
yang tipis volume dada dan ukuran paru-paru orang-orang indian yang turun
temurun tinggal di pegunungan andes termasuk la paz ukurannya lebih besar
daripada ukuran dada manusia pada umumnya. hukum darwin berlaku, mahluk hidup
selalu beradaptasi dengan lingkungannya.
=====================
ada lagi cara simpel nyiasati oksigen tipis itu....orang indian di andes itu
rutin ngunyah daun koka atau minum seduhan daun koka yang merupakan bahan dasar
bikin kokain. daun koka itu vital buat kebanyakan rakyat bolivia, makanya
presiden evo morales termasuk yang anti penghancuran ladang2 koka, bahkan dia
sendiri dulunya peladang koka.
mas ari kan pernah ke macchu pichu di peru, pasti juga tau hal ini khan mas?
daun koka di peru banyak dimanfaatkan kayak bentuk teh celup gitu. tenang,
ngemut2 atau minum teh daun koka tidak berefek seperti konsumsi kokain. kalo
gak salah inget diperlukan sekitar 20 kilo daun koka untuk menghasilkan satu
gram kokain. pernah juga dulu nyoba teh daun koka ini, rada2 pahit dikit
gitulah, mirip2 teh hijau kali ya..daun koka ini tumbuh subur di kawasan tinggi
dibanyak bagian amerika latin.
balik ke argentina v bolivia, kayaknya cuma cari2 alasan doank kalo bicara
ketinggian ini sebagai penyebab argentina kalah. banyak tim lain bertandang ke
la paz bisa menang. bahkan bolivia ini termasuk tim amerika latin yg paling
lemah. argentina-nya aja yg lagi dodol, plus gak ngasih waktu buat
aklimatisasi, sack the god!
-omar-
¡Obtén la mejor experiencia en la web! Descarga gratis el nuevo Internet
Explorer 8. http://downloads.yahoo.com/ieak8/?l=mx