Rabu, 8/4/2009 | 07:45 WIBBARCELONA, KOMPAS.com — Barcelona dan Bayern Muenchen
akan bertarung demi membuktikan siapa yang paling bisa menafsirkan filosofi
menyerang pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, di Stadion Camp
Nou, Rabu
(8/4). Pasalnya, kedua raksasa ini terhitung paling garang mengoyak
jala lawan selama gelaran Liga Champions musim ini.
Barcelona
lolos ke babak perempat final dengan catatan sekali kalah dan tujuh
kali menang. Di antara tujuh kemenangan itu, Barcelona membukukan
kemenangan besar, 5-0 atas Basel, 5-2 atas Sporting Lisbon, dan 5-2
atas Lyon.
Rekor Bayern lebih menterang. Tim asuhan Juergen
Klinsmann ini tak sekali pun menelan kekalahan sejak awal turnamen.
Bahkan, Bayern berhasil lolos ke perempat final setelah menyingkirkan
Sporting Lisbon dengan agregat mengagumkan, 12-1.
Namun, performa ini diragukan bisa muncul di Camp Nou. Soalnya,
kekuatan tim masih timpang akibat belum pulihnya sejumlah pilar. Duo
bek Lucio dan Daniel van Buyten absen. Lucio cedera, sementara Van
Buyten baru saja ditinggal wafat ayahnya. Sebagai ganti, Massimo Oddo
dan Martin Demichelis bisa dijadikan palang di depan kiper Michael
Rensing. Penyerang andalan Miroslav Klose juga bakal absen karena
cedera pergelangan kaki.
Sedikit berita baik muncul dari Franck Ribery dan Luca Toni. Meski belum pulih
benar dari cedera, keduanya sudah bisa tampil.
Namun,
masalah Muenchen belum selesai sampai di situ. Mereka memenuhi jamuan
"El Barca" dengan keadaan mental buruk setelah kekalahan 1-5 dari
Wolfsburg di pentas Bundesliga. Hasil ini membuat mereka tersurut ke
peringkat empat klasemen sementara.
Soal keadaan ini, Klinsmann
menegaskan timnya akan memanfaatkan duel melawan Barcelona sebagai
momen kebangkitan. Jika sukses membungkam tuan rumah, Muenchen akan
menghapus aib dan bisa pulang dengan kepala tegak.
Demi misi
itu, Klinsmann akan mengandalkan Franck Ribery menjadi motor serangan
"Die Bayern". Kemudian, Klinsmann memang serius menyiapkan permainan
menyerang karena ia tak punya rencana bertahan walau tanpa pilar utama.
"Kami
akan menyerang, dalam hal ini, pendukung akan senang karena mereka akan
melihat pertarungan besar antara dua raksasa Eropa. Kami memang
bermasalah dengan cedera dan kami telah mengatasinya. Kami masih akan
bermain sebagai tim yang kompetitif yang mampu mengandalkan diri
sendiri melawan Barcelona," kata Klinsmann.
"Kalau Barcelona
punya Messi, maka kami punya Ribery yang jenius. Kemegahan Camp Nou
memberikan segala motivasi untuk menang bagi pemain kami karena bermain
di depan 96.000 penonton bukanlah hal yang bisa terjadi setiap hari,"
sambung Klinsmann.
Strategi menyerang Klinsmann menjadi ancaman serius buat Barca.
Pasalnya, meski mencatatkan sejumlah kemenangan besar, Barcelona juga
punya catatan kebobolan yang tidak bagus. Sejak awal turnamen, gawang
Victor Valdes sudah kebobolan sebelas kali. Tentu ini merupakan celah
bagi Bayern untuk menyelipkan bola ke dalam jala.
Celah itu bisa
semakin lebar karena pelatih Josep "Pep" Guardiola juga tak menyiapkan
resep bertahan. Menurut Pep, sebagai tim dengan salah satu permainan
terbaik saat ini, bertahan hanya akan mempermalukan Barcelona.
"Kami
akan menyerang sejak menit pertama dan berusaha untuk menggulirkan bola
dengan kecepatan dan sasaran selama duel ini," jelas Pep.
"Bayern
kuat secara fisik, tetapi intensitas kami adalah bermain dengan cara
yang sudah kami lakukan sepanjang musim ini dan tak akan mengkhianati
prinsip kami," lanjut Pep.
Barcelona memang tak bermasalah
menampilkan pola menyerang. Soalnya, Pep tak bermasalah dengan amunisi.
Kebijakan rotasi juga sepertinya tak akan banyak memengaruhi stabilitas
permainan. Soalnya, materi pemain lapis dua "El Barca" cukup berimbang
dengan pemain utama.
Dari seluruh skuad utama "Blaugrana", hanya
Eric Abidal dan Gaby Milito yang absen karena cedera. Adapun Toure
Yaya, Alexandre Hleb, Andres Iniesta, dan Carles Puyol siap menjaga
keangkeran Camp Nou.
Karena bermain di Camp Nou, Barcelona
berada dalam tekanan mencetak gol. Untuk hal ini, tinggal Bayern yang
harus pintar-pintar mengatur tempo permainan tuan rumah. Namun, bisa
jadi sebaliknya. Dukungan penuh penonton akan membuat Barcelona tampil
menggila dan memorak-porandakan lawan.
Perkiraan susunan pemain
Barcelona: Valdes, Alves, Pique, Marquez, Puyol, Xavi, Toure, Iniesta, Messi,
Eto'o, Henry.
Bayern: Rensing; Oddo, Demichelis, Breno, Lahm; Schweinsteiger, Van Bommel, Ze
Roberto, Ribery; Toni, Podolski.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
netral aja lah gw.. sapa pun pemenangnya bakal jadi musuh :-x
[Non-text portions of this message have been removed]