Jadi ingat jerman beberapa tahun lalu. Hampir seluruh timnas diisi pemain tua.

---------------------------------------
Senin, 12/10/2009 16:30 WIB

'Italia Gagal Kembangkan Pemain Muda'

Narayana Mahendra Prastya : Sepakbola

detikcom - Roma, Tidak banyak bintang muda Italia yang bersinar di Seri A. 
Kondisi tersebut disebabkan oleh kegagalan klub-klub Italia dalam mengembangkan 
talenta-talenta muda asal negeri Spaghetti.

Dari 20 klub kontestan Seri A musim ini, terdapat sepuluh tim yang rata-rata 
usia pemainnya berada di atas 27 tahun. Tiga klub raksasa, AC Milan, Inter 
Milan, dan Juventus masing-masing memiliki rataan usia pemain 30, 29, dan 28 
tahun. 

Selain itu, tidak terlalu banyak pemain muda lokal yang bersinar. Mario 
Balotelli bisa menjadi contoh talenta muda Italia yang sebenarnya menjanjikan, 
namun kurang dimaksimalkan oleh klubnya. 

"Di Italia, waktu tak akan pernah mau menunggu pemain muda seperti Balotelli 
untuk berkembang. Yang jadi masalah adalah karena dia kurang seimbang. Hari ini 
ia menjadi fenomena, sementara hari berikutnya berubah menjadi pecundang," 
demikian tukas gelandang muda Parma Daniele Galloppa seperti dilansir dari 
Football-Italia. 

"Balotelli baru berusia 19 tahun. Kita semua harus memberikannya waktu," lanjut 
pemain berusia 24 tahun tersebut. 

Kurang maksimalnya karir Balotelli, menurut Galloppa merupakan bukti bahwa 
klub-klub Italia gagal dalam mengembangkan pemain muda. 

Sebagai pemain muda, Galloppa sendiri juga pernah mengalami situasi tidak 
mengenakkan di klub lamanya, AS Roma.  

"Masalahnya sangat besar, dan semua itu terjadi ketika saya di Roma. Mereka 
tengah dalam krisis dan seharusnya punya alasan kuat untuk memaksimalkan 
pemain-pemain muda," ujar pemain yang bergabung di Roma tahun 2004 hingga 2007 
itu. 

Namun selama tiga tahun tersebut, Galloppa justru dipinjamkan ke klub-klub 
gurem seperti Tirestina, Ascoli, dan Siena. 

"Usai proses peminjaman itu, saya kemudian ditawari kontrak dengan status saya 
menjadi pemain dengan kepemilikan bersama. Saya menolak sebab saya merasa bukan 
bagian dari tim. Saya tidak menyesal akan keputusan yang saya ambil," 
tuntasnya. 

peter
Dikirim lewat kantor pos terdekat® 

Kirim email ke