--- On Tue, 10/27/09, petirburung
<[email protected]> wrote:



  --- In bol...@yahoogroups. com, Don Rudy <rudy.milano@ ...> wrote:




> [rudy]

> Ingat bung kata-kata orang bijak, segala sesuatu itu ada himahnya. Daripada

> mengeluh lebih baik ambil hikmahnya. Keganasan supporter di Italia percaya

> atau ega membentuk mentalitas "tahan banting" dari para pemain yang main di

> Serie A pada umumnya.

[gw] 
ini sih bukan motivasi dlm arti yg positif Rud :) 
suporter Italia bukan hanya melakukan vandalisme tp juga kriminal tingkat 
tinggi. kalo jaman dulu kita sebut dg istilah "barbarian"



> Yang dimaksud tekanan itu bukan sorak-sorai di lapangan, ini Piala Dunia

> bung sangat berbeda. Dari rakyat kecil sampai presiden nonton, dari orang

> yang ngerti bola sampai yang ga ngerti ikut nonton. 



[gw] aaahhhh masya seh? udah dibikin penelitian terukur blom utk membuktikan 
korelasi 2 hal itu? temen2 gw yg ga doyan bola tetep aja ga nonton tuh..  :P 


[Firdauf]
ambil hikmah itu untuk sesuatu yg sudah terjadi, bukan yg masih bisa diperbaiki.

membiarkan borok untuk tetap ada atau bahkan makin merusak dgn dalih
bisa bikin Timnas kuat mental adalah hal konyol. Sebuah saran demi
kebaikan sepakbola ya harus ditelaah & dianalisa dan dilakukan
perbaikan jika perlu. Bukan belum apa2 sudah nuduh Capello ga tau diri
dll dsb,



Simone vs Beckham ? kalo diambil potongan kecil juga Italia gagal di
EURO 2004 juga gara2 Totti meludahi pemain Denmark.. faktor mental juga
neh ? 



[gw] 
tapi Uf, Materazzi dg mulut bau terasinya itu sukses mengintimidasi
Zidane hingga di usir wasit dan Italia jd juara dunia kan?  :)  
*mental mafia yg menghalalkan segala cara utk raih kemenangan?* hahahahaaa.. 




yg disorot itu kebrutalan suporter yg mematikan klub, komersial Serie A
dan lebih besar lagi citra & masa depan sepakbola Italia, Capello
gak pernah sedikitpun berbicara soal Timnas.



Alkaizer

yiuks.. LANJUTKAN perangnyaa!!!!!  ,,(o_o),,

                           

        
        
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke