*mutu posting : biasa-biasa saja*

===============================================
Hughes: Wenger Tak Punya Etika
 
LONDON, KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Mark Hughes, mengaku merasa 
dilecehkan pelatih Arsene Wenger yang menolak berjabat tangan usai anak-anak 
didik mereka berduel. Menurutnya, Wenger tak punya etika profesional. 

Pernyataan itu mengacu pada duel City versus Arsenal di babak perempat final 
Piala Carling yang berakhir 3-0 untuk City, Rabu (2/12). Usai pertandingan, 
Hughes menghampiri Wenger dan mengulurkan tangan hendak mengajak bersalaman. 
Namun, bukannya menyambut tangan Hughes, Wenger malah melengos dan buru-buru 
pergi ke ruang ganti. 

Menurut Hughes, Wenger mungkin tersinggung karena di tengah laga, Hughes sempat 
masuk ke wilayah tim Arsenal untuk memungut bola dan mengembalikannya kepada 
pemain. Ia juga menduga, Wenger kesal karena timnya ketinggalan.

"Ada sejumlah protokol dan saya kecewa karena saya sangat menghormati Arsene 
dan saya pikir ia seharusnya sedikit lebih ramah. Pada satu hal, ia 
mempertanyakan kenapa saya masuk ke wilayah teknik timnya dan ia tersinggung 
soal itu," ungkap Hughes.

"Atau, ia mungkin kecewa karena kalah. (Ketika masih melatih Blackburn Rovers) 
saya pernah dikalahkan 2-6 (oleh Arsenal) di Emirates dan saya mengulurkan 
tangan. Anda selalu sakit ketika kalah. Tak seorang pun lebih sakit ketimbang 
saya saat kami kalah. Namun, saya selalu mengulurkan tangan," lanjutnya.

Wenger sendiri tidak mau mengungkapkan alasannya menolak jabat tangan Hughes. 
Yang jelas, hal itu tak berkaitan dengan pertandingan.

"Itu tak ada urusannya dengan pertandingan. Saya bebas menjabat tangan siapa 
saja yang saya inginkan setelah pertandingan. Tak ada lagi yang perlu dikatakan 
soal itu. Ya, betul. Mungkin saya tak punya etika kesopanan profesional," 
tandasnya.


Kirim email ke