Giliran kalah dibilang Arogan, coba jadi juara pasti dibilang "keteguhan hati"... *hoekkk*
======================================================== Rossi: Lippi Arogan ROMA, KOMPAS.com - Striker legendaris Italia, Paolo Rossi, Paolo Rossi menyalahkan Pelatih Marcello Lippi atas kegagalan "Gli Azzurri" di Piala Dunia 2010. Menurut Rossi, Lippi terlalu arogan dan salah memilih pemain. Rossi kecewa berat terhadap pemain-pemain yang dibawa Lippi di Afrika Selatan. Pemain-pemain itu merupakan pemain yang tidak memiliki semangat tinggi layaknya skuad empat tahun lalu. "Lippi salah karena agoran dan itu terbukti menjadi sebuah bencana," kata pahlawan kemenangan Italia pada Piala Dunia 1982 itu. "Semua orang berbuat salah dan dia yang pertama melakukannya. Dia memanggil pemain yang tidak punya motivasi dan (jika saya menjadi dia) saya pasti akan membuat keputusan yang sangat berbeda." Rossi menuturkan, seharusnya Lippi mengevaluasi kegagalan Italia di Piala Konfederasi 2009. Waktu itu, Lippi masih memakai tim yang kurang lebih sama dengan skuad yang dibawanya pada Piala Dunia 2006. Hasilnya, "Gli Azzurri" menyerah di putaran pertama. "Kita tahu tahun lalu skuad ini tidak berjalan baik. Tidak ada pemimpin yang sebenarnya. Selain itu, setelah kemenangan empat tahun lalu di Berlin, kita kurang lapar kesuksesan," terang Rossi seperti dikutip Sky Italia. "Para pemain ini dipuji empat tahun lalu." Di putaran final piala dunia kali ini, Italia hanya mencetak masing-masing satu gol di laga pertama penyisihan grup, satu di antaranya melalui penalti. Di pertandingan ketiga lawan Slowakia, Italia mencetak dua gol, tapi tak bisa menghindarkan mereka dari kekalahan 2-3. Produktivitas gol yang minim ini menjadi perhatian bagi Rossi. "Jika saya berada di posisi Lippi, saya akan memanggil Francesco Totti, Antonio Cassano, Mario Balotelli dan Marco Borriello," pungkasnya.
