Dibaca ulang yak...:)

------ Forwarded Message
From: AdAm WiSnU <[EMAIL PROTECTED]>
Reply-To: <[email protected]>
Date: Tue, 20 Nov 2007 22:10:33 -0800 (PST)
To: smu 12 <[email protected]>
Subject: [bonsi97] Pemabuk dan Preman

 
 
 

Seorang pria mabuk bernama adam wisnu (kita panggil aja inu) masuk ke bar
tempat preman-preman biasa nongkrong. Dia duduk dan meskipun sudah jelas
mabuk, masih juga memesan minuman. Ketika memperhatikan sekeliling dia
melihat 3 pria bertubuh besar dan bertampang sangar sedang duduk di meja
lain.

Si inu bangkit dan berjalan terhuyung-huyung mendekati mereka. Dia mendekati
preman yang paling sangar dan paling besar, menatapnya tepat di mata sambil
berkata, "Aku tadi ke rumah ibumu dan melihat dia memasak di dapur cuma pake
daster. Wow...dia benar-benar cewek menggiurkan!"

Si preman menatap pria itu tapi tidak berkata apapun. Kedua temannya heran
karena jangankan dihina seperti itu, ditatap lebih dari 3 detik saja
biasanya akan berakhir dengan penganiayaan.

Si inu kembali mendekatkan wajahnya ke si preman dan berkata sambil
tersenyum, "Aku jadi tidak tahan dan langsung menyergapnya dari belakang. Di
lantai dapur itu aku lampiaskan hasratku!"

Kali ini kedua teman si preman mulai ikut-ikutan naik darah tapi anehnya si
preman masih tenang dan cuma balas menatap si mabuk tadi.

Sekali lagi si inu mencondongkan badan dan berkata tepat ke telinga si
preman, "Dan kamu tau nggak? Ibumu menyukainya!"

Kali ini si preman berdiri, menarik si inu ke dekatnya, melihat tepat di
matanya, dan berkata...

"Pa, lebih baik Papa pulang saja, Papa mabuk!"
 
                
Best Regards,

ADAM WISNU, SH

  
  
  
 

Kirim email ke