g Gag SeTuJu kLo lUw paDa nGejUde maHasIswa iTu maTre...maLing aTo yang
LaIn...emang dasar lUwNya aja pada gag PuNya oTak...muNgkin iTu hanYa
sEgelintir mahaSiswa...gaG SemUanya mahaSiSwa TuH maLinG aToo maTre....mUngKin
jUga iTu kEsalahan pada DiRi lUw,,,kaRna lUw gag haTi-haTi n yang gag pUnya
OtaK...
[EMAIL PROTECTED] wrote: Dating A Matre-Boy [Part 2] from
ORGASMINGORGANISM by Fa
Gue selalu heran tiap kali denger, ada aja orang-orang bodoh yang gak bisa baca
symptom. Padahal semua gejala udah ada di depan mata segede-gede gajah, tapi
[1] dia gak bisa liat atau [2] emang gak mau liat dan menutup matanya
rapat-rapat menolak kenyataan.
Dan orang-orang bodoh seperti itu, jelas gak ngerti prinsip hukum action –
reaction; bahwa tiap tindakan yang dilakukan itu adalah sebab-akibat, lalu ada
konsekuensi-nya dari semua yang pernah kita lakukan.
Lalu ketika semua sudah terjadi, baru nyadar......... sayangnya telat dan yang
bisa dilakukan adalah maki-maki, nyalahin orang lain........ padahal ada huruf
L gede-gede ditempel di keningnya. L for LOSER!!!!!!!!!
Let's read one by one the email........
First.
Katanya: "Hati-hati ama brondong, biasanya mereka suka nekat buat nyolong.
Seperti mahasiswa, apalagi penggangguran"
Gak perlu kali nyalahin brondong, apalagi mahasiswa. Dan gak perlu juga
merendahkan pengangguran. Kalo emang punya jiwa maling mah, siapa aja bisa jadi
maling! Maling is everywhere… dan yang lo harus hati-hati adalah mengenali mana
yang punya jiwa maling sama yang anak baik-baik. Bukan tiap kali ketemu
brondong/ mahasiswa/ pengangguran, lalu jadi curiga-curiga melulu!!!
Punya instinct kan?
Years ago, I met this guy at a mall. One thing led to another, he ended up
spending night at my place. Talk after talk, kok feeling gue bilang gak enak
ya? There's something not really make me comfortable with him. Cerita tentang
dia gak masuk akal, keliatan dibesar-besarin, dan kok gue ngeliat ada indikasi
gak jujur.
Gak mungkin kan malam itu dia langsung gue suruh pulang? That will be rude. So,
when he was in bathroom, I hid all my valuables: camera, laptop, etc. Next
morning, I asked him for breakfast, he said he was too tired and asked me to
buy. I went out, tapi dompet gue bawa, HP gue bawa, gue pake jam tangan gue.
Gue bilang ke dia kalo di luar ada pembantu kost gue. Gue bilang ke pembantu
kost gue kalo di kamar ada temen gue.
Dan gue keluar dengan lega.
There was no proof if he was as bad as I thought. But I was glad I did what I
had to do. Lebih baik kan daripada pulang-pulang, dia udah kabur dengan semua
barang-barang gue kan???
Second
Harusnya selain punya instinct, juga punya ability untuk ngeliat clue dan
ngebaca gelagat kan? Let's listing the clues:
[Satu] Gue kenal ama dia di warnet, gak lama gue ajak dia tinggal ama gue di
kost-an.
[Dua] Makan, tinggal, ama transport dia ke kantor gue yang bayarin.
[Tiga] Trus minta dibayarin kuliah, ya udah karena kasihan gue bayarin sampai 4
juta.
[Empat] Sampai ke Heaven Club aja semuanya gue yang bayar.
[Lima] Eh, trus minta dibayarin kartu kreditnya.
[Enam] Gak taunya dia malah ML ama temen deket kost-kostan gue.
[Tujuh] Trus dia malah suka jalan ama cowok lainnya lagi.
[Delapan] Terakhir suatu malah gue belum pulang kerja, dia kabur bawa
barang-barangnya dan barang-barang gue juga. Gue telepon gak diangkat, gue SMS
gak dibalas.
Let's do a very quick quiz: Guys.... in your opinion, when should the guy stop
wasting his time, effort, and money??? First clue? Second? Third? Or eighth?
Let's yell together: SECOND!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Now you know why I say this person is stupid, right??? Nunggu sampai ada 8 clue
seperti itu, baru akhirnya nyadar kalo mantan-nya dia itu matre. Ya ampun!!!
Baik sih baik, mungkin juga kasihan, mungkin juga cinta [makan tuh cinta!!!
Hihi…], tapi sayangnya baik ama bodoh bedanya tipis.
And this one, clearly was stupid.
---------------------------------
Sekarang dengan penyimpanan 1GB
http://id.mail.yahoo.com/