Mbak Ida,

Kalau anda memang punya pendapat berbeda, langsung saja menyanggah, langsung 
masuk ke masalahnya, tak perlu mengumbar nasehat2 kosong, dengan mengatakan 
orang lain tak menguasai masalah, tapi tak juga menunjukkan apa salahnya, ini 
adalah sikap yang arogan sekali!  mungkin saja saya tidak tepat menggunakan 
istilah2 khusus sosiologis. tapi kita di sini tidak sedang menguji tesis di 
perguruan tinggi. kita hanya membahas esensi permasalahannya, beradu logika 
umum saja. saya kira, orang dari fak exacta pun berhak bicara masalah sosial. 

salam,
ZFy


  ----- Original Message ----- 
  From: idakhouw 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, August 22, 2006 6:22 PM
  Subject: [budaya_tionghua] Re: FW: [taoisme_indonesia] untuk ida khouw


  Begini Pak Skalaras ya,,,, (awalnya saya cincai-in aja komentar Bapak,
  tapi karena dilanjutkan Pak Erik, maka saya perlu jelaskan duduk
  soalnya): 

  Siapa saja ya bisa bicara apa saja, cuma mbo yao kalau tidak menguasai
  masalah yo jangan terlalu 'kenceng bunyinya'. Atau kalau pun ingin
  tetap berpendapat, ubah sedikit redaksinya: misalnya jadi bentuk
  pertanyaan, minta klarifikasi pihak yg lebih tahu dll. Kayak gitu kan
  ngga mengundang 'perang'.

  Mengatakan terorisme bagian dari budaya Islam, menyatakan Kristen
  mengakui tahayul, tahayul dikaitkan dengan Renaissance (plus diuraikan
  secara anakronistik* --> dikaitkan dg peristiwa Galileo),,, 
  Itu sudah bukan persoalan fleksibel, cincai (salah2 ketik), 'berbahasa
  umum' lagi. Itu sudah blunder*

  Saya prihatin, kelihatannya sebagian milisers belum terbiasa
  berdiskusi secara sehat. 
  Kalau saya ya terus terang kalau memang saya tidak mengerti satu hal
  (religi/spiritualitas/filsafat Timur, misalnya), ketika merumuskan
  maksud saya secara tidak tepat (re: "patahkan argumentasi") ya saya
  minta maaf. 

  Apa sih susahnya mengakui ada hal yang kita tidak tahu, mengakui kalau
  ada yg keliru? tanpa perlu menanggapi dengan kasar, kata2 sumpah
  serapah, menuding pihak lain pasang aksi bak guru. 
  Kita tak akan masuk neraka :) karena bersikap ksatria, mengaku kalau 
  ada kekeliruan di pihak diri sendiri, dan minta maaf.

  Why not sih?
  Ida Khouw

  *anachronism /@"[EMAIL PROTECTED]@m/ noun [C]
  a person, thing or idea which exists out of its time in history,
  especially one which happened or existed later than the period being
  shown, discussed, etc:
  For some people, marriage is an anachronism from the days when women
  needed to be protected.

  * anachronistic /@%n{k.r@"nIs.tIk/ adjective
  He described the law as anachronistic (= more suitable for an earlier
  time) and ridiculous.

  * blunder (MISTAKE) /"[EMAIL PROTECTED]/ /[EMAIL PROTECTED]/ noun [C]
  a big mistake, usually caused by lack of care or thought:

  --- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
  >
  > Memang benar Bung Erik, mbak ida ini tidak mau langsung menanggapi
  > pernyataan orang, malah langsung pasang aksi seorang guru menghardik : "
  > kamu ini siapa, belum belajar ilmu sosial tingkat tinggi kok berani
  bicara
  > masalah sosial? " untuk menghormati seorang guru, sang murid terpaksa
  > bungkam. meskipun tetap tidak paham apa pendapat sang guru tentang
  > permaslahannya.
  > 
  > Saya sejak kecil selalu diajarkan, jika menghadapi masyarakat umum,
  > pakailah bahasa umum, meski yang dibicarakan masalah specialist mu. jika
  > kita masing2 mau bicara pakai bahasa2 khusus bidang studinya, saya kira
  > mils ini akan bubar.
  > 
  > Salam,
  > ZFy
  > 



   

[Non-text portions of this message have been removed]



.: Forum Diskusi Budaya Tionghua dan Sejarah Tiongkok :.

.: Kunjungi website global : http://www.budaya-tionghoa.org :.

.: Untuk bergabung : http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua :.

.: Jaringan pertemanan Friendster : [EMAIL PROTECTED] :. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke