MAAF, posting ini kiriman ulang yang kesekian kalinya, karena kiriman yang pertama, dari sejak dikirim tadi (kemarin) siang, tidak kunjung masuk ke milis ini, sedangkan posting saya yang belakangan malahan sudah masuk.
------------------------------------------------------------------ Menarik, Liang U lauwheng. Kalau boleh tanya, apakah iya penulisan nama menurut romanisasi pinyin di Taiwan itu tidak standard? Apa bukannya ada standard-nya, tetapi pinnyin- nya Taiwan, yang berbeda dengan pinyin-nya RRT? Lalu, apakah betul kalau yang muslim, she(sne)-nya selalu Ma? Kata "ma" di sini, hurufnya apa dan maknanya apa (tentu beda dari huruf "kuda" ya)? Lantas kalau jadi muslimnya belakangan (bukan keturunan), apakah berganti she(sne) menjadi Ma juga? Lalu she(sne) yang lama, apa langsung dibuang ataukah dengan satu dan lain cara, di-'carry-on' di nama yang baru? Selanjutnya, saya amati tradisi penggunaan she(sne) Ma untuk muslim ini hanya berlalu di RTT. Bagaimana di Indonesia, Taiwan, Malaysia, dsb.? Wasalam. ================================= ----- Original Message ----- From: liang u To: [email protected] Sent: Sunday, February 25, 2007 12:44 PM Subject: Re: [budaya_tionghua] marga tionghoa Nama Tionghoa terdiri dari dua bagian yaitu marga dan nama. Dalam dialek Hokkian yang lazim di Indonesia marga disebuth sne (baca sebagai se dalam bunyi sengau). Nama Tionghoa Indonesia kebanyakan ditulis dalam dialak asalnya, terutama dari dialek Hokkian, Hakka atau Konghu. Dialek Tiociu dan Hainan masih termasuk dialek Hokkian, jadi tidak begitu mencolok perbedaannya, kecuali beberapa sne saja. Misalnya sne Ong di Hokkian, di Tiociu menjadi Heng. Orang Hokchnia banyak yang menggunakan bunyi Hokkian untuk namanya. Misalnya banyak orang sne Lim yang Hokchnia, kalau ditulis oleh dialeknya sendiri harusnya Lieng bukan Lim. Yang menulis namanya dalam bahasa Mandarin tak banyak, kecuali pendatang baru, atau orang Tionghoa yang bertugas di sini sementera, misalnya pegawai perusahaan, tenaga ahli, korps diplomatik dll. Di koran-koran nama Tionghoa orang Tiongkok ditulis dengan ejaan Mandarin yang disebut Hanyu Pinyin. Orang Tionghoa dari tempat atau negara lain, menulis namanya dalam dialek yang sangat beraneka ragam ejaannya, orang Taiwan kebanyakan menulis namanya dalam bahasa Mandarin dengan ejaan yang tidak standar. Oleh karena itu, karena komplexnya masalah, di sini kita batasi saja orang Tionghoa Indonesia.
