Ide yang cemerlang pak, boleh juga undang nama2 yg disebut. Jangan lupa undangan jg diberi kepada Y.A Dharma Sagaro, Y.A Arya Maitri, W.S Indarto, W.S Tjie Tjai Ing, ketua Tao Zhengyi master Zhang Jinyuan, ketua China Taoism Association Zhang Jinfa , ketua Taoism Mission Li Zhiwang, ketua Taoism Federation Singapore, ketua Majelis Tao Indonesia bpk.Kusumo, bpk.Budiono Tantrayoga pakar pekji,bpk. Susanto Chandramulya,bpk. Akino , bpk.Taning, pakar Kejawen.
Sekalian minta hadir Ki Gendeng Pamungkas, pendeta Filemon yg menghilang begitu saja pas majalah Gamma bongkar kebohongannya juga patut diundang. Kalau sudah begitu undang juga Kyai2 sama org MUI saran saya buat bbrp sesi sesi pertama Theodore Tabareka berdialog dgn wakil agama Buddha sesi kedua Ekku Hidayat berdialog dgn wakil agama Khonghucu, Tao dan agama Buddha sesi ketiga Ekku Hidayat berdialog dgn wakil agama Khonghucu, Tao dan Buddha sesi keempat Harun Yusuf berdialog dgn para pakar pekji dan hongshui sesi kelima Gilbert Lumoindong berdialog dgn ki Gendengpamungkas sesi keenam Filemon berdialog dengan wakil agama Islam sesi ketujuh Daud Tony berdialog dgn pakar kejawen dan wakil dari tiga agama Ini penting sekali pak buat mengcounter fitnahan dari mereka yg pentang bacot dimilis Kapan pak ? Perlu biaya ? kasih tahu saya nomor accountnya, nanti saya bantu sebisanya Saya tunggu kabar dari bapak secepatnya --- In [email protected], "Others" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ana ngga akan banyak komentar dah. > > 1). Motivasi ente apa bawa-bawa tokoh agama di Indonesia? Ana berusaha > netral ente malah > dragged ke polemik agama neh. Hehehe... Sorry dude, I am not > interested. > > But anyhow... > saya bisa dapatkan kontak Bpk. Pdt. Gilbert Lumoindong, Ev. Daud Tony, > dll (mungkin sekalian > Bpk. Eku Hidayat yang mantan suhu) dari rekan saya yang beragama > kristen. > ente mungkin perlu kontak beliau-beliau secara langsung untuk > meluruskan hal-hal yang > ente serang itu. Apakah ente bersedia? supaya menghindari fitnah > murahan yang terus ente > tulis di forum ini. kalau ente bermaksud baik, tentu bersedia. kalau > tidak wah berarti ente > takut pada kebenaran yach !!! ntar saya japri kontak-kontak beliau kl > elo bersedia (both side > of the story-lah, kira-kira demikian maksud ana). Mungkin ana bisa > dapatkan kontak loe? > Siapa tahu mereka bisa menghubungi ente secara pribadi buat meluruskan > fitnah. > >
